Posts

Showing posts from October, 2020

INI UNGKAPAN DEKAN PADA METAMORF XIII OPAB 2020

Image
    OPAB, Orientasi Pengenalan Anggota Baru, biasa dilaksanakan tiap tahun oleh HMJ, Himpunan Mahasiswa Jurusan. OPAB digelar untuk MABA, Mahasiswa Baru.   METAMORF adalah nama OPAB HMJ Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, IAT, Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung. METAMORF merupakan idiom dari metamorfosa. Seperti kupu-kupu semula dari kepompong kemudian bermetamorfosis menjadi kupu-kupu yang indah. Ini makna filosofis dari METAFORF.   METAFORF ke-XIII digelar secara virtual. Diorganisasi oleh Panitia dari HMJ IAT dengan melibatkan 211 MABA Angkatan 2020-2021. Pelaksanaan OPAB Dalam Jaringan, Daring, menjadi prosedur kesehatan mengingat situasi pandemi. Meskipun berlangsung secara virtual, METAMORF XIII OPAB 2020 tetap meriah.   Berbagai agenda telah dirancang. Di antaranya Pelatihan Kepenulisan Artikel ilmiah. Materi ini disampaikan oleh Wahyudin Darmalaksana, yang kebetulan sebagai Dekan Fakultas Ushuluddin. Pelatihan ini dipandu oleh Sdr. Gusti Rahma Sari, Staf Ahli Departemen

IDE KULIAH UNTUK GENERASI MILLENNIAL DI SITUASI PANDEMI

Image
  Dunia kampus memasuksi situasi baru di era pandemi. Mahasiswa nota bene generasi millennial. Memasuki situasi baru dibutuhkan ide baru. Berupa strategi selama masa kuliah sampai meraih gelar Sarjana. Beberapa ide di bawah ini:     Semester I 1. Latihan aplikasi references; 2. Latihan akses database pada repositori; 3. Latihan menulis prosiding sesuai template; 4. Latihan bahasa Asing.   Semester II 1. Latihan menulis prosiding sesuai template; 2. Latihan translate; 3. Latihan logika; 4. Latihan submit prosiding ke open access journal; 5. Latihan enterpreneurship.   Semester III 1. Latihan menulis artikel ilmiah; 2. Latihan submit artikel; 3. Latihan konferensi; 4. Riset start-Up; 5. Latihan logika.   Semester IV 1. Latihan penelitian bersama Dosen; 2. Konferensi; 5. Publikasi ilmiah; 6. Penguatan logika; 7. Gabung ekosistem start-Up.   Semester V 1. Publikasi Ilmiah; 2. Menjadi mitra Dosen: 3. Konferensi; 4. Penguatan logika; 5. Memiliki Start-Up; 6. Latihan open journal system.   S

ERA KEBERAKHIRAN PENGAJARAN

Image
      Era postmodern ini era praktik. Adapun kemarin, zaman modern, adalah era produksi sains dan teknologi. Era modern telah berakhir. Dunia tengah memasuki era praktik. Secara ektrem, berakhir pula “era teori” dan “era pengajaran.” Saat ini telah melimpah teori apapun. Dan sangat mudah belajar apapun. Tentu, karena ditopang internat. Pusat segala informasi. Pengajaran teori adalah pola tradisional. Terlebih bila teori hanya dihapalkan. Padahal, teori hendaknya menjadi pelatihan logika dan berpikir kritis. Di era kontemporer ini, semua pihak diarahkan menghasilkan pencapaian. Pertama , pencapaian konseptual dari pemikiran. Kedua , pencapaian eksperimen. Ketiga , pencapaian berupa prototipe. Saat ini bukan era pengajaran. Tapi era riset, inovasi, dan pengembangan. Semua ini praktik untuk pencapaian outcome dan impact .     Bandung, 29 Oktober 2020 Wahyudin Darmalaksana, Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung     

NANTI SUATU SAAT ...

Image
    Nanti suatu saat, penulisan artikel ilmiah pasti menjadi kebutuhan seluruh akademisi. Pada saat itu, Mahasiswa pasti sangat menunggu feedback (umpan balik) dari Dosen. Mahasiswa menulis paragraf demi paragraf secara bertahap, dikirim ke email, dan Dosen memberikan umpan balik.   Kapan situasi itu akan berlangsung. Saat ini sudah berlangsung. Ketika lulusan melamar ke dunia kerja, pasti diminta portofolio pengalaman literasi digital. Publikasi artikel di open access journal syarat dengan literasi digital. Pengalaman publikasi artikel ilmiah di open access journal menempati portofolio paling utama di dunia pendidikan.   Publikasi di open access journal menjadi penilaian akareditasi program studi pendidikan tinggi. Penilaian meliputi capaian publikasi Dosen, capaian publikasi Mahasiswa, dan capaian publikasi kemitraan Dosen dan Mahasiswa.   Makalah pasti bergeser ke artikel open access journal . Mahasiswa pasti dilatih literasi digital penulisan akademik. Suatu saat, Dosen pasti m

LITERASI OPEN ACCESS JOURNAL KEMITRAAN DOSEN DAN MAHASISWA

Image
Mahasiswa memiliki peluang besar untuk berkembang. Di usia mereka bukan hal yang pelik untuk akses repositori. Latihan penerapan aplikasi references pasti ditempuh sangat cepat. Login dan teknik submit ke jurnal tidak ada masalah. Template artikel jurnal bisa diadaptasi. Dosen bisa berperan mendampingi konten, reviu, dan penelaahan akhir. Khususnya pendampingan untuk menentukan subjek, topik, tema, dan fokus.   Kemitraan Dosen dan Mahasiswa dalam publikasi pasti akseleratif. Dosen memiliki banyak naskah. Mahasiswa mengembangkan literasi digital. Akses jurnal, login , templating , dan korespondensi.   Kemitraan Dosen dan Mahasiswa pasti sukses.     Bandung, 28 Oktober 2020 Wahyudin Darmalaksana, Pegiat Kelas Menulis Di UIN Sunan Gunung Djati Bandung        

USHULUDDIN RANCANG MUNAQASYAH BUKU ISBN

Image
  Sukses dari satu hal tak berhenti untuk inovasi. Ini kira-kira semboyan Uhuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung.   Ushuluddin menyiapkan Munaqasyah Buku ISBN (International Standard Book Number) . Sebelumnya, sukses Munaqasyah Artikel Ilmiah, Senin, 26/102020.   Munaqasah dikenal sebagai sidang tugas akhir untuk meraih gelar sarjana. Di masa pandemi, tugas akhir skripsi boleh diganti dalam bentuk artikel ilmiah dan buku ISBN.   Mencetak Pengusaha Penerbitan       Usaha penerbitan tetap menjanjikan. Sejak zaman kuno hingga zaman ini. Bedanya, di masa lalu berupa oplah cetak dan di masa kini lebih banyak terbitan elektronik.   Menjadi pengusaha penerbitan sangat tepat bagi lulusan Ushuluddin. Dimulai dari menyiapkan konten hingga teknis. Seperti proofreading , editing , layout , dan desain cover .   Biasanya naskah dikirim ke penerbit. Di perusahaan penerbitan ada penelaah yang menilai kelayakan naskah. Juga ada tim R&D yang berperan melakukan survei pasar ( market ). Tim R&D

CERITA TENTANG HUJAN TADI SORE

Image
  Nanti sore sepertinya akan turun hujan. Desain ruang disiapkan dengan sederhana. Jauh dari kesan mewah. Operator sibuk memasang alat live streaming untuk tujuan menyapa publik. Suatu peristiwa tengah dirancang.   Jika dirunut ke persiapan yang paling jauh, mula-mula latihan submit . Mempelajari template (selingkung) dengan cermat. Mengenalkan akses repository bereputasi. Hingga latihan aplikasi references . Semacam literasi digital dalam academic writing . Latihan berlanjut, yakni menuangkan kalimat ke dalam “gerobak” paragraf. Merangkai paragraf dalam bentuk adegan demi adegan mengikuti “selokan” logika berpikir. Sebuah skenario disiapkan demi keberhasilan sejak penulisan awal sampai terbentuk manuskrip. Diawali latar dan masalah, satu pertanyaan utama tunggal diajukan. Tujuan utama ditetapkan. Manfaat dan kegunaan direnungkan. Berlangsunglah teknik setoran paragraf. Penulis mengirim email dan tutor melakukan reviu sebagai feedback . Dengan ini, tercipta peningkatan kualitas penul

FINAL PROJECT EXAMINATION OF THE SCIENTIFIC JOURNAL ARTICLE, 2020

Image
  Ujian Tugas Akhir (Munaqasyah) dengan Artikel Jurnal Ilmiah Tahun 2020    Nama :  Ahmad Shahid Program Studi :  Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Subjek :  Moral Kekhalifahan Manusia dalam Al-Qur’an Menurut Teori Ecotheology Islam: Studi Tafsir Tematik Pembimbing I Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag Pembimbing II Dr. H. Ecep Ismail, M.Ag Senin, 26 Oktober 2020 Pukul 10.00-12.00 WIB. Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung   Berita Terkait : Instruksi Kerja Munaqasyah Artikel Ilmiah ; Mengapa Memilih Artikel Ilmiah ; Kesiapan Mahasiswa Menulis Artikel Ilmiah ; Pelaksanaan Munaqasyah Artikel Ilmiah    

TERNYATA INI ALASAN KELAS MENULIS MAHASISWA ...

Image
        Saat ini merupakan era publikasi ilmiah, yaitu penyebarluasan karya tulis hasil penelitian kepada masyarakat. Salah satunya publikasi artikel di jurnal ilmiah.   Kemitraan dosen dan mahasiswa dalam publikasi artikel di jurnal ilmiah merupakan tagihan akreditasi program studi pendidikan tinggi. Akreditasi ialah penilaian pihak eksternal berkenaan dengan kualitas pendidikan tinggi.   Penilaian akreditasi pendidikan tinggi menempatkan posisi mahasiswa sebagai pusat pembelajaran. Proses pembelajaran dilangsungkan secara interaktif untuk memastikan partisipasi aktif mahasiswa dalam mengoptimalkan kompetensi.   Kompetensi di antaranya keterampilan khusus mahasiswa dalam bidang penulisan artikel ilmiah. Pengembangan kapasitas kompetensi mahasiswa dalam bidang penulisan artikel ilmiah dituangkan di dalam penyelenggaraan kurikulum, baik formal melalui pembelajaran di dalam kelas maupun informal melalui pelatihan di luar kelas.   Hal paling utama adalah strategi peningkatan kapasitas kom

WOW KEREN MAHASISWA UIN BANDUNG RAIH ANUGERAH START-UP DI WISUDA KE-79

Image
  Wisuda ke-79 menjadi peristiwa luar bisa. Pasalnya, Rektor, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., memberikan anugerah paling berkesan di sepanjang sejarah.   Anugerah diberikan kepada salah seorang wisudawan sebagai pebisnis start-up di dunia mahasiswa. Dia akrab dipanggil Aden asal dari Tasikmalaya Jawa Barat. Kuliah di Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Mahasiswa angkatan 2016 ini lulus memuaskan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.95. Sejak kuliah, dia gigih mengembangkan bisnis start-up . Istilah start-up merujuk pada perusahaan rintisan. Biasanya belum lama beroperasi berada dalam fase pengembangan dan dibutuhkan riset untuk menemukan pasar yang tepat. Perusahaan start-up memuncak di era internet. Umumnya didirikan oleh interpreneur muda dengan melibatkan karyawan dari kaum millennial.   Mahasiswa pebisnis ini pandai membangun network (jaringan) di dunia start-up . Di masa kuliah dia berhasil menciptakan ekosistem start-up di lingkungan mahasiswa da

BUDAYA SETORAN PARAGRAF

Image
    Setoran paragraf telah berlangsung sejak zaman kuno ketika pendidikan tinggi di dunia mula pertama berdiri. Mahasiswa menulis paragraf dan dosen melakukan feedback ( umpan balik).   Setoran dan feedback merupakan cara tradisional yang bertahan. Bahkan, dipertahankan. Cara ini diakui efektif dan berperan besar dalam peningkatan kualitas penulisan akademik ( academic writing ).     Email menjadi sarana setoran paragraf di era digital. Mahasiswa mengirim email dan dosen melakukan reviu.   Suatu pagi biasa digunakan untuk reviu ditemani secangkir kopi. Memeriksa kata, menyingkap "gerobak" kalimat, dan memahami paragraf.   Kesalahan penulisan kata diperiksa. Menggarisbawahi kalimat ambigu. Memastikan kutipan referensi. Dan memahami “adegan” sebuah paragraf.   Melalui feedback dipastikan kualitas tulisan meningkat sejak setoran awal. Budaya feedback berperan besar dalam memastikan keberhasilan penulisan.   Setoran cukup paragraf demi paragraf. Siapapun tidak mungkin mampu

MAHASISWA SEDANG MENULIS ARTIKEL SATU PEKAN SATU PARAGRAF

Image
    Sebanyak 200 Mahasiswa sedang menulis artikel ilmiah. Tepatnya, prosiding yakni artikel mini. Sebelumnya, templet artikel disiapkan sebagai acuan penulisan. Artikel maksimum 1500 kata di luar abstrak dan daftar pustaka.   Pekan pertama menentukan subjek, topik, tema, dan fokus penulisan. Kemudian dimulai latihan menulis paragraf pertama. Penelusuran sumber rujukan diarahkan untuk mengakses repositori bereputasi. Pengutipan rujukan diwajibkan menggunakan aplikasi references .   Hasil latihan paragraf pertama dikirim ke email. Seluruh hasil latihan direviu untuk dikembalikan sebagai feedback (umpan balik). Selain reviu, petunjuk kerapian dalam penulisan dibagikan.   Latihan paragraf pertama cukup merepotkan. Terutama berkenaan dengan reviu kerapian penulisan. Beberapa kesalahan teknis dijumpai. Ada yang hingga dua sampai tiga kali bolak-balik revisi. Ini wajar mengingat kerapian menjadi syarat utama dalam penulisan artikel. Juga penggunaan aplikasi references merupakan hal baru, kh

HADIS PERALATAN MAKAN DALAM SELERA POSTMODERN

Image
  Hadis Peralatan Makan dalam Selera Postmodern   Wahyudin Darmalaksana Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung yudi_darma@uinsgd.ac.id     Latar Belakang dan Masalah 1.    Fokus: Nabi Saw. tidak pernah makan di atas piring hingga beliau wafat (Hudaya, 2016) . 2.    Tema: Hal ini bukan saja keluhuran adab tradisional dalam etika makan (Reynolds, 2000) , melainkan sebuah ide konsumen rasional pandangan Islam (Arief, 2012) .   3.    Topik: Namun, regim selera postmodern menghegemoni konsumsi makanan hedonis demi kesenangan (Schneider ‐ Kamp, 2020) . 4.    Subjek: Syarah hadis tentang peralatan makan potensial memberikan nilai inti Islam dalam arus selera postmodern.   Formula Penelitian 1.    Rumusan masalah: Terdapat hadis tentang peralatan makan dalam selera postmodern. 2.    Pertanyaan penelitian: a.    Bagaimana selera postmodern? b.    Bagaimana hadis tentang peralatan makan? c.    Bagaimana analisis hadis tentang peralatan makan dalam selera postmodern? 3.    Tujuan pen