Posts

Showing posts from March, 2021

Ku Hampir Frustrasi

Image
  Ku beranjak membuka laptopku. Sudah 1 tahun ku tekuni ini sejak 2020. Belakangan ini ku hampir frustrasi. Kata orang rasa frustrasi bisa menjurus ke stress. Tapi ku coba tenangkan diri. Menarik nafas panjang. Dan menghebuskannya perlahan. Dengan begitu terhimpun energi baru. Terasa aliran darah menghangat di dalam tubuh. Ku pernah bertanya di dalam diri apakah ku sanggup lanjutkan pekerjaan ini. Duduk berlama-lama di depan laptop. Sebenarnya ini amat berat. Karena sangat menyita waktu. Menguras energi. Tapi entah keyakinan ini cukup kuat.   Ku melihat mahasiswa sebagai orang masa depan. Memang masa depan belum tentu sesuai prediksi. Namun tetap perlu disiapkan. Terutama skill. Mahasiswa harus punya skill. Untuk itu perlu dilatih. Tahap demi tahap. Hingga mereka hebat. Dilatih berpikir kritis. Menguraikan pikiran secara sistematis. Memiliki teori-teori yang menjadi landasan. Mampu menemukan celah riset. Terbiasa dalam pemecahan masalah. Melakukan observasi. Dan terjun dilapangan.   Ku

Berpikir Komputasional untuk Praktik Menulis Artikel Super Cepat

Image
Saat ini era berpikir komputasional. Suatu cara berpikir cepat tetapi benar seperti kerja komputer.  Kami belum paham benar cara berpikir ini. Masih sedang dipelajari agar segera bisa dipraktikkan. Pastinya berpikir itu berperan untuk penyelesaian masalah. Dan di hadapan manusia pasti terdapat banyak masalah yang menjadi penghambat jalan menuju ke masa depan. Berpikir komputasional mengajak umat manusia untuk berpikir dengan cara kerja komputer, terutama berpikir cepat dan benar. Dengan demikian, hambatan akan teratasi dan membuka peluang untuk merebut masa depan. Mula-mula indentifikasi masalah. Atau masalah apa yang hendak dipecahkan. Kemudian dirancang alur proses menurut cara kerja komputer untuk mengatasi masalah itu. Bisa jadi cara kerja budaya terlalu melingkar dalam penyelesaian masalah. Berbeda dengan cara kerja budya yang lamban, cara kerja komputer pasti berpikir sangat cepat mengikuti alur sistem yang dirancang secara tepat. Sehingga cepat pula masalah diatasi. Contoh probl

Panduan untuk Mahasiswa, Cara Membuat Profil Google Scholar

Image
  Sudah punya profil Google Scholar? Ini cara membuatnya, agar terafiliasi lembaga, dan mengelola capaian publikasi ilmiah. Mengakses Google Scholar §   Masuk ke laman Google Scholar ( klik di sini ) §   Klik profil saya atau my citations Login Ke Google Scholar §   Masukan email aktif anda dan password email tersebut §   Jika belum memiliki email google, silahkan klik “create an accout” atau buat akun Mengisi Profil Google Scholar §   Nama: Pastikan nama anda sudah benar §   Afiliasi: Masukan Universitas (tempat kerja) §   Email: masukan email (domain lembaga) §   Bidang Minat: misalnya Ilmu Hadis §   Homepage: jika memiliki blog masukan urlnya disini jika tidak dikosongkan saja.   Google Scholar Afiliasi Lembaga 1.      Afiliasi lembaga 2.     Klik edit profil 3.     Afiliasi Lembaga 4.     Email domain Lembaga 5.     Homepage URL Lembaga 6.     Make my profile public 7.     Save   8.     Klik add article 9.     Pastikan document milik

Mencari Model Mahasiswa

Image
        Agar mahasiswa bisa menulis, caranya mudah. Ajak dan himpun mereka. Dampingi secara ekstra. Dari hasil pendampingan itu pasti muncul model. Model di sini adalah pola acuan bersama.   Dari himpunan itu biasanya hanya beberapa orang saja yang muncul menjadi model. Mengapa? Sebab, hidup ini tidak terlepas dari hambatan. Ini tidak jadi soal paling utama terus berproses.   Kembali ke model. Model harus seragam. Harus satu pola. Sehingga benar-benar menjadi acuan bersama. Jika beragam maka tidak ada acuan bersama. Jika tercipta model, maka orang akan mengacu pada model.   Seiring waktu pasti terhimpun model. Jika telah terhimpun model, maka dipastikan ia memberi dampak yang luas.     Bandung, 25 Maret 2021 Wahyudin Darmalaksana, Pegiat Kelas Menulis

Cara Menemukan Celah Penelitian, Hadis Memanah Menurut Komunitas Hijrah

Image
      Penelitian Skripsi dapat terlaksana bila ditemukan celah. Cara menemukan celah adalah melalui tinjauan pustaka .     Muhaimin, A. (2019), “ Studi Kritik Hadis tentang al-Ramyu,” UIN Walisongo. Penelitian ini melakukan kritik hadis dengan metode takhrij dan syarah. Hasil penelitian menunjukan bahwa hadis tentang al-ramyu pada umumnya berkualitas sahih. Meskipun terdapat hadis dhaif namun derajatnya dapat terangkat menjadi hasan melalui syahid dan mutabi. H adis Nabi tentang al-ramyu yang identik dengan melempar anak panah atau tombak, maka sarana itu dapat berubah dengan sarana  yang lain seperti senapan, pesawat temput, roket dan kekuatan lainnya sesuai dengan perkembangan zaman serta segala ilmu yang berkaitan dengan peperangan atau pertahanan. Karena semua itu memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk menghadapi musuh (Muhaimin, 2019) .   Syachrofi, M. (2018), “Signifikansi Hadis-hadis Memanah dalam Tinjauan Teori Ma’na-Cum-Maghza,” Jurnal Living Hadis. Tulisan ini bertujuan u

Sebab-sebab Ujian Proposal Tidak Lolos

Image
        Mahasiswa untuk menjadi sarjana harus membuat skripsi. Untuk membuat skripsi harus lolos ujian proposal.   Sering terjadi kasus mahasiswa tidak lolos ujian proposal skripsi. Atau harus revisi. Bahkan, revisi besar. Paling banyak sebab-sebabnya di bawah ini: Alasan mengambil suatu topik tidak terjawab Terlalu jauh keluar dari bidang ilmu Tinjauan pustaka tidak membuka celah Kerangka berpikir masih rapuh Metode tidak tepat Kurang referensi   Maka perlu dicarikan solusi: Latar belakang harus mengantarkan pembaca pada masalah (topik) Pastikan permasalahan (topik pembicaraan) merupkan lingkup bidang ilmu Lakukan tinjauan terhadap penelitian orang lain untuk menemukan celah Susun kerangka berpikir secara kokoh Tentukan metode yang paling tepat Mencari referensi tidak sulit di repositori   Yuk siapkan secara bertahap agar semuanya berhasil dan sukses.     Bandung, 25 Maret 2021 Wahyudin Darmalaksana, Pegiat Kelas Menulis Di UIN Bandung

Sisi Lain Manfaat Ilmu Hadis

Image
  Peminat keilmuan hadis bisa juga melihat manfaat ilmu hadis dari sisi lain. Sejauh ini, ilmu hadis dipelajari sebagai sarana untuk memahami hadis dan hal ihwal yang bersangkutan dengan hadis. Lebih dari itu, ilmu hadis bermanfaat untuk melatih berpikir secara tersusun. Berpikir secara tersusun memainkan peran utama di dunia akademik. Bisa dikatakan tujuan dunia akademik adalah pelatihan berpikir secara tersusun. Ciri utama akedemisi itu harus memiliki cara berpikir yang tersusun. Sepanjang berada di dunia kampus keberadaan para akademisi tidak lain merupakan pelatihan berpikir secara tersusun. Ilmu hadis bisa dikatakan sebagai ilmu yang paling tersusun dalam khazanah keilmuan Islam. Demikian tersusunnya sehingga ilmu hadis ini tidak ambruk dalam arti tetap terpelihara sekian lama sejak berabad-abad silam. Ibarat sebuah bangunan ia berdiri ajeg tidak lapuk. Ini karena susunan ilmu hadis tidak dapat dirobohkan. Akademisi memungkinkan berlatih berpikir tersusun dari ilmu hadis. Hal ini

Nah Begini Ini Yang Bikin Males

Image
Wahyudin Darmalaksana Pegiat Kelas Menulis Di UIN Sunan Gunung Djati Bandung   Latihan! Gambar 1. Tentukan Topik Gambar 2. Topik Dibagi Tiga Gambar 3. Umum, Menengah, dan Khusus Gambar 4. Topik Terperinci Latihan Yuk! Cara Membuat Kerangka Berpikir ( Klik Di Sini )

Tidak Ada Cara Terbaik untuk Praktik Kuliah Metode Penelitian Keculi dengan Meniru

Image
  Semasa kuliah pasti mahasiswa pernah mendapat sajian materi metode penelitian. Materi ini disajikan dengan tujuan untuk mengembangkan kapasitas mahasiswa dalam penulisan karya akademik.   Mahasiswa akan dilatih membuat proposal penelitian. Terdapat bagian-bagian utama dalam proposal penelitian, yaitu: 1) Latar belakang dan masalah; 2) Formula penelitian yang mencakup rumusan masalah, pertanyaan penelitian, dan tujuan penelitian; 3) Tinjauan pustaka; 4) Kerangka berpikir; dan 5) Metode penelitian.   Agar hasil latihan bisa ditiru oleh adik-adik angkatan, maka kami terbitkan buku contoh-contoh proposal penelitian, yaitu kompilasi 1 ( klik di sini ), kompilasi 2 ( klik di sini ), dan kompilasi 3 ( klik di sini ). Kami pun menerbitkan buku panduan cara membuat proposal penelitian ( klik di sini ).   Lanjutan dari proposal penelitian yakni penulisan bagian pembahasan. Jika tidak ada proposal penelitian, maka tidak akan ada penulisan bagian pembahasan. Dengan perkataan lain, penulisan bagi

Takhrij dan Syarah Hadis Sains dan Teknologi

Image
  Template Klik Di Sini Tabel Rawi dan Sanad dijelaskan berdasarkan kerangka nalar teori ilmu hadis, Klik Di Sini . Takhrij hadis mengharuskan untuk melacak teks hadis tersebar dalam kitab induk apa saja. Sebab, bisa jadi ditemukan hadis tentang tumbuhan Sanna pada kitab-kitab hadis, baik dalam redaksi yang sama maupun dalam redaksi yang berbeda. Melalui penelusuran tersebut maka akan terbentuk daftar teks hadis dan daftar periwayat. Hal ini dimaksudkan untuk menentukan dari segi jumlah rawi apakah mutawatir atau ahad. Mutawatir adalah yang jumlah rawinya banyak, dan ahad ialah yang jumlah rawinya tidak banyak (Soetari, 2015) . Hadis di atas dari segi penyandaran matan merupakan hadis marfu’, yang bersandar kepada Nabi Saw. dan secara eksplisit diucapkan Nabi Saw. Dari segi persambungan sanad (rantai periwayat), hadis tersebut kategori terputus (kebalikan bersambung), sebab Zur’ah Bin ‘Abdullah seorang tabi’in tidak bertemu dengan sahabat. Adapun Ma'mar at-Taimi seorang hamba sah