Posts

Showing posts from May, 2021

Suspect

Image
"Ini suspect," kata dokter. Kucari rujukan tentang suspect Covid-19. Artinya "diduga" atau "dicurigai" terinfeksi Covid-19. Demam, batuk kering, lelah, hilang indra penciuman, dan hilang rasa di lidah. Itu yang kualami. Diawali batuk, Kamis 27/05/2021 terasa demam, dan baru Sabtu 29/05/2021 hilang indra penciuman. Karenanya, ku bergegas ke IGD, Minggu 30/05/2021 pukul 04.30 WIB. "Gejalanya spesifik," kata dokter. Seorang petugas menunjuk kursi. Ku diminta duduk di situ. Perawat mulai mengukur tekanan darah. "Tensinya bagus," katanya. Ku tak sempat mengingat berapa tensinya. Mereka minta ku registrasi. Lalu, tindakan dilakukan. Ambil darah dan rontgen. Ku bertanya dalam hati "kenapa gak test antigen, Ya." Ku ikuti prosedur yang berlaku. "Bapak boleh tunggu hasil cek darah dan rontgen," kata perawat. Ku masih bertanya-tanya dalam hati. Sampai ku beranjak menuju ruangan dan bertanya "kenapa saya tidak test antigen

JPIU Menjadi Generic Template Kelas Menulis FU UIN Bandung

Image
Kelas Menulis berpeluang menerbitkan artikel mahasiswa antara tiga sampai empat artikel per tahun. Pasalnya, kini Kelas Menulis menggandeng beberapa event konferensi dan bermitra dengan beberapa jurnal, baik nasional maupun internasional. Ini merupakan kesempatan yang dibuka oleh Kelas Menulis sehingga mahasiswa bisa produktif melakukan publikasi ilmiah. Produktifitas ini diharapkan menjadi kelengkapan portofolio pendamping ijazah ketika lulus menjadi sarjana. Atau sebagai outcome tugas-tugas mata kuliah bagi jenjang pascasarjana. Kelas Menulis hadir di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Di dalamnya merupakan para pegiat penulis artikel ilmiah. Juga disebut komunitas penulisan artikel ilmiah. Khusus di Fakultas Ushuluddin, penulisan artikel ilmiah menerapkan template Jurnal Penelitian Ilmu Ushuluddin (JPIU). Template ini dirancang bagi penulisan artikel ilmiah secara umum. Template JPIU disebut juga Generic Template. Kelas Menulis di Fakultas Ushuluddin menerapkan Generic Template JPIU. G

Tahun 2021 Fakultas Ushuluddin UIN Bandung Mendapat Kuota 10 Beasiswa Santri Berprestasi

Image
      Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi (TP) Fakultas Ushuluddin (FU) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menjadi salah satu program studi yang terpilih bagi Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB). Tahun 2021 Jurusan TP ini mendapat kuota 10 calon mahsiswa PBSB yang akan diumumkan akhir Mei 2021.   PBSB merupakan salah satu bentuk afirmasi Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI.) terhadap kalangan pesantren, terutama pada santri berprestasi. Pernyataan ini diungkapkan Waryono Abdul Ghafur Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI., pada saat Rapat Koordinasi Penentuan Kelulusan PBSB Tahun 2021, di Bogor, Kamis (27/5/2021), dan juga dimuat pada laman Kemenag RI., Sabtu (29/5/2021).   Disebutkan bahwa penerimaan calon mahasantri PBSB dilaksanakan melalui seleksi. Selain penguasaan materi ujian, ada beberapa yang menjadi penilaian bagi kelulusan calon mahasantri PBSB. Misalnya, kemampuan membaca dan memahami kitab kuning serta wawasan kebangsaan dan ke-Indonesia-a

Generic Template Writing Article Journal

Image
      TITLE S - Subject solved P - Problem A - Area of study M - Method ABSTRACT Problem statement Approach Results INTRODUCTION Establishing the importance of the topic General descriptions of the relevant literature General reference to previous research Time frame references Author as subject Research topic as subject Others Highlighting contradict findings Highlighting similar findings Highlighting a knowledge gap in the field of study Focus, Aim, Objective Significant of the study RESULTS AND DISCUSSION Discussion of Results Comparisons of Results with previous findings Highlighting significant data in a table/chart Discussion data from table/figure CONCLUSION Restatement of aims Summarising the findings Significance of the findings Recommendations for further work REFERENCES Relevant and recent (5 years) Self-Cited – only 1 article Be highly selective, do not misquote       Sumber: JK PPS Fakulti Teknologi Maklumat dan Komunikasi (FTMK) 2021      

Hak Paten, Mahasiswa Diminta Mandiri

Image
      Mahasiswa mesti memiliki mental serta sikap mandiri di tengah-tengah suasana yang makin kompetitif. Pernyataan ini diungkapkan Dekan Fakultas Ushuluddin (FU) UIN Sunan Gunung Djati Bandung.   Sebelumnya, FU UIN Sunan Gunung Djati Bandung berkomitmen mendorong pengajuan Hak Paten karya-karya inovasi dan kreatifitas mahasiswa. Hal ini sejalan dengan berhasilnya seorang mahasiswa merancang Chatbot yang dinamai Quran Live Chat.   Diketahui DJKI (Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual) telah membuka layanan untuk masyarakat luas bagi pengajuan Merek, Paten, dan Desain Industri. “Coba diakses dan pasti bisa!” tutur Wahyudin Darmalaksana, Dekan FU UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Senin, 24/05/2021.   Fakhri Putra, Mahasiswa Semester 8 Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) FU UIN Sunan Gunung Djati Bandung, tengah persiapan Munaqasyah produk teknologi. Mahasiswa Angkatan 2017 ini membuat produk integrasi Al-Qur’an dan Terjemah Kementerian Agama pada aplikasi instan Whatsapp dan Telegr

Wah Seorang Dosen Mulai Dapat Dolar Lewat Platform Digital

Image
Seorang dosen mulai menambang dolar lewat platform digital. Ia merintis sejak pertengahan 2020. Saat itu ia merasa harus mengamankan data. Tetapi sekaligus data-data itu perlu juga diakses publik sebagai informasi. Karena itu, ia berinisiatif memanfaatkan layanan platform digital. Sebelum 2020, ia telah membuat situs. Tetapi cukup lama tidak diisi konten. Baru belakangan ia mengisi konten, terutama setelah merebak pandemi Covid-19. Sejak itu ia mulai aktif mengisi konten di platform digital yang dikembangkannya. Menurutnya, situs digital berperan efektif bagi penyampaian materi-materi kuliah untuk mahasiswa. Ia menyiapkan materi kuliah di situs digital ini. Selain itu, ada alasan fundamental mengapa ia aktif menulis konten di platform digital. Pertama, menguji konsistensi cara berpikir berikut upaya mengembangkannya. Kedua, kampanye ide dalam rangka menyapa khalayak serta membentuk komunitas yang senafas dan sepemikiran. Ketiga, upaya pengabdian masyarakat melalui tulisan, berita, dan

Ushuluddin UIN Bandung Siapkan Munaqasyah Produk Teknologi

Image
      Di masa pandemi tugas akhir skripsi bisa diganti dalam bentuk lain. Seperti artikel ilmiah, buku secara utuh, atau lainnya.   Ketentuan tugas akhir dalam bentuk lain (TA-DBL) didasarkan Surat Edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI. Nomor: B-759/DJ.I/Dt.I.III/04/2020, tanggal 11 April 2020. UIN Sunan Gunung Djati Bandung menindaklanjuti keputusan ini melalui Surat Edaran Rektor Nomor: B-531/Un.05/1.1/PP.00.9/05/2020, tanggal 14 Mei 2020.   Pada lampiran Surat Edaran Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung disebutkan, TA-DBL meliputi artikel jurnal, buku secara utuh, dan atau making product . Lampiran ini mencakup pula panduan dan Standar Operasional Prosedur (SOP).   Sejak Surat Edaran diterbitkan, Fakultas Ushuluddin (FU) UIN Sunan Gunung Djati Bandung telah meluluskan 11 sarjana melalui ujian (Munaqasyah) artikel ilmiah. Peserta Munaqasyah disyaratkan memiliki LoA (Letter of Acceptance) dari jurnal ilmiah.   Sedangkan pada Munaqasyah perio

Kenapa Dosen Ngeblog

Image
Oleh: Wahyudin Darmalaksana Mengapa dosen ngeblog. Alasan paling utama untuk mendukung kampanye keterbukaan pengetahuan. Konon pengetahuan lebih tertutup kalau di kelas tradisiomal. Tertutup oleh "dinding-dinding kelas."  Blog dikenal sebagai platform yang bisa digunakan untuk menulis konten apa pun. Beberapa perguruan tinggi di Indonesia menyiapkan blog dosen secara resmi. Tapi pengelola akan menonaktifkan bila konten blog tidak diisi selama dua bulan. Blog membantu menguatkan otoritas ilmu penulis blog (dosen). Khalayak menjadi tahu fokus, orientasi, dan konsistensi dosen. Apakah dosen sempat mengelola blog. Pasti gak akan sempat karena tambah kerjaan. Kecuali itu penulis blog merasa pengetahuan harus terbuka untuk diakses oleh khalayak. Termasuk publik akan terlibat ikut mengoreksi kesalahan-kesalahan konten. Karena isi blog pasti memiliki tujuan menciptakan peradaban yang diharapkan. Jika konten blog tidak relevan, pasti situs blog tidak diminati. Sebaliknya, bila blog me

Literasi Digital Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Image
Joko Widodo, Presiden RI., luncurkan Program Literasi Digital Nasional. Program ini diresmikan Kemenkominfo RI. di Jakarta, Kamis, 20 Mei 2021. Presiden menghendaki percepatan transformasi digital Nasional. Khususnya, terkait pengembangan sumber daya manusia (SDM) digital. Fakhri Putra, Mahasiswa Semester 8 Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin (FU) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, peserta Kelas Menulis. Ia menulis T ugas Akhir Skripsi berjudul "Prototipe Al-Qur'an Terjemahan Kementerian Agama Edisi Penyempurnaan 2019 dalam Quran Live Chat pada Aplikasi WhatsApp dan Telegram." Hasil penelitian ini menghasilkan beberapa karya/produk: 1)  Artikel Ilmiah; 2)  Chatbot Al-Qur'an dan Terjemah Kementerian Agama Edisi Penyempurnaan 2019; 3)  Website Quran Live Chat; 4)  Media Sosial Quran Live Chat; dan 5)  Aplikasi Android (On Process). Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, sudah lama mengupayakan Kader Ulama Zaman Now. R

Rangking 10 Besar Authors pada Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Image
  UIN Sunan Gunung Djati Bandung punya perpustakaan digital yang canggih. Perpustakaan ini meraih Akreditasi A dari Perpustakaan Nasional RI Tahun 2018. Perpustakaan digital ini mampu menghitung pemeringkatan Author (penulis) secara real time. Ahad, 23 Mei 2021 Pukul 15.00 WIB. yang termasuk rangking 10 besar Authors UIN Sunan Gunung Djati Badung di bawah ini: Saat ditanya apa kiat bisa masuk 10 besar, Wahyudin Darmalaksana mengungkapkan "Itu otomatis dihitung dari kunjungan yang mengakses karya kita." Belakangan ini, Wahyudin Darmalaksana, yang juga Dekan Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung, mendorong mahasiswa untuk mengutip karya dosen ketika menulis skripsi. "Karya itu bisa diunduh di digital library," ungkap Wahyudin, Ahad, 25 Mei 2021 (Widodo) .

Berikut Ini Karya-karya Teknologi Paten Sederhana

Image

Dekan FU Gagas TA-DBL Karya Teknologi

Image
Skripsi bisa berupa Tugas Akhir dalam Bentuk Lain (TA-DBL). Ini kebijakan di era pandemi. Ada tiga jenis TA-DBL, yaitu Buku ISBN, Artikel Index Moraref, dan Karya Teknologi. Semua itu diawali proposal dulu dan Surat Keputusan (SK) Judul.  Kebijakan ini berlaku di Fakultas Ushuluddin (FU) UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Fakultas ini telah meluluskan 11 sarjana melalui artikel ilmiah. Menurut Dekan, Buku ISBN paling mudah dikerjakan minimal 40 halaman.  Tetapi Artikel Ilmiah pun bukan perkara yang sulit. Sejak kuliah mahasiswa sudah dilatih menulis artikel standar tugas akhir. Karya Teknologi menjadi tantangan. Kemampuan ini harus digali di mahasiswa. Karya Teknologi bisa mencakup dua hal. Inovasi (reka baru) dan invensi (reka cipta). Karya Teknologi diukur dari Tingkat Keterterapan Teknologi (TKT). TKT paling hilir adalah market (pasar). Tetapi TA-DBL mahasiswa cukup TKT-1 berupa ide inovasi dan/atau invensi. "Kita gagas TA-DBL Karya Teknologi," tutur Wahyudin Darmalaksana, De

Cara Belajar Di Era Disrupsi

Image
Dua hal yang mesti diperkuat mahasiswa, yakni logika dan skill. Adapun teori bisa ditemukan di mana pun. Tiap dosen pasti punya konten teori di jurnal, buku, dan di database digital. Kejar teori itu untuk mengasah logika. Lalu skill. Minimal kemampuan menulis artikel. Ini termasuk skill berpikir kritis. Minimal latihan menulis tersusun agar penulisan laporan tugas akhir skripsi tidak kaget. Adapun kelas gunakan untuk berbagi ide dan pengalaman dengan teman sebaya.  Nanti bukan teori lagi yang dibawa ke masyarakat. Melainkan pemecahan masalah. Di sini harus ditambah kemampuan skill teknologi. Itu cara belajar di era disrupsi. Yakni, era inovasi dan perubahan besar-besaran. Bandung, 22 Mei 2021 Wahyudin Darmalaksana, Akademisi Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Dekan Ushuluddin Sambut Kurikulum Perubahan

Image
H idup tidak lepas dari persoalan. Mengatasi persoalan dibutuhkan teori. Hari ini bukan the end of theory. Teori dari dosen bisa diakses di database digital.  Di kelas tidak belajar teori. Tapi melatih logika dan diskusi persoalan. D engan begitu, kelas online jadi hidup. Mahasiwa bisa berbagi ide dengan teman sebaya.  Ide-ide ini menjadi cikal bakal partisipasi masyarakat.  "Ini kurikulum perubahan dari pemerintah. Kita sambut," ujar Wahyudin Darmalaksana, Dekan Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Sabtu, 22/5/2021 (Widodo).

Latihan Berbuah Hasil, 141 Artikel Mahasiswa Terbit Di Jurnal

Image
  Mahasiswa bisa menulis artikel. Caranya dampingi, siapkan panduan, mulai menulis sesuai template , dan reviu bertahap. Pasti berhasil terbit di jurnal.   Saat ini lebih mudah lagi. Sebab, telah banyak artikel mahasiswa terbit di jurnal ilmiah. Caranya ambil, tiru, dan modifikasi.   Sejak latihan mulai Tahun 2020, terbit 141 artikel mahasiswa. Yakni 8 artikel (klik di sini: 1 , 2 , 3 , 4 , 5 , 6 , 7 , 8 ), 13 artikel ( klik di sini ), 77 artikel ( klik di sini ), 5 artikel ( klik disini ), 5 artikel ( klik di sini ), dan 33 artikel ( klik di sini ).   Tentu akan terbit lagi puluhan. Yuk, gabung latihan menulis. Yakni, praktik teori dari kelas dituangkan menjadi artikel ilmiah.     Bandung, 22 Mei 2021 Wahyudin Darmalaksana, Pegiat Kelas Menulis Di UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Miliki 600 Hadis Hasil Takhrij, Ruang Kerja Teknologi Hadis Rancang Rumah Data Digital

Image
  Takhrij hadis merupakan bagian ilmu hadis. Takhrij berperan melakukan validitas hadis. Hingga diketahui kualitas sahih, hasan, dan dhaif. Mula-mula dirancang metodologi takhrij hadis berlandaskan teori-teori ilmu hadis. Dirancang pula metodologi syarah hadis. Rancangan metodologi takhrij dan syarah hadis diaplikasikan dalam studi kritik hadis. Studi kritik hadis ini disusun oleh Prof. Dr. H. Endang Soetari Ad., M.Si. Susunan ini telah dibukukan dan terbit Tahun 2015. Sejak penyusunan studi kritik hadis, sebanyak 600 hadis telah dilakukan takhrij dan syarah. Riset ini dilaksanakan oleh para mahasiswa, baik jenjang sarjana maupun pascasarjana. Topik-topik hadis meliputi persoalan ibadah, kemasyarakatan, dan termasuk topik pendidikan. Hal ini mengemuka pada acara Simulasi Takhrij oleh Ruang Kerja Teknologi Hadis (RKTH) yang berlangsung di Aula Lantai 4 Fakultas Ushuluddin (FU) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Rabu, 19 Mei 2021. Selanjutnya, RKTH bermaksud merawat dan mengelola data hasil

Ushuluddin UIN Bandung Rancang Teknologi Hadis Kolaborasi Akademisi Informatika

Image
      Pendidikan tinggi Indonesia dipacu kembangkan teknologi. Termasuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI.).   Kemenag RI. melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) minta Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) terapkan Digital University. “Masa pandemi yang panjang perlu dijawab dengan terobosan yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa di zaman digital,” ungkap Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T., Dirjen Pendis Kemenag RI., pada saat Rapat Kerja Pimpinan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember, di Banyuwangi, Jum’at, 02 Mei 2021.   Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, terus melakukan pengembangan digital di segala bidang. Hal ini diarahkan demi terwujudnya pencanangan Tekno University UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Sehingga universitas bisa memanfaatkan kemajuan teknologi di masa pandemi dan pasca pandemi Covid-19.   UIN Sunan Gunung Djati Bandung berkomitmen unt

SIMULASI PENERAPAN APLIKASI PENELITIAN HADIS

Image
  RUANG KERJA TEKNOLOGI HADIS:   SIMULASI PENERAPAN APLIKASI PENELITIAN HADIS UPAYA MENEMUKAN FORMAT PUBLIKASI DI JURNAL ILMIAH     Latar Belakang Penelitian harus menghasilkan publikasi ilmiah. Penelitian hadis biasa menerapkan aplikasi hadis. Namun, hasil penelitian hadis masih membutuhkan format untuk akselerasi publikasi di jurnal ilmiah.   Nama Kegiatan Simulasi Penerapan Aplikasi Penelitian Hadis Upaya Menemukan Format Publikasi Ilmiah   Tujuan Kegiatan Eksplorasi proses bisnis aplikasi hadis Pemanfaatan fitur-fitur aplikasi untuk penelitian hadis Menentukan format hasil penelitian hadis untuk publikasi ilmiah   Pemateri Prof. Dr. H. Endang Soetari Ad., M.Si., "Metodologi Penelitian Hadis Berbasis Software" Solahudin Alayubi, M.Ag., "Ekspse Hasil Riset Digital: a) Hadis tentang Qunut dan b) Hadis tentang Bendera Islam" Prof. Dr. H. Mohamad Anton Athoillah, MM., "Engineering Hadis: Kolaborasi Ilmu Hadis dan Informatika untuk Publikasi Ilmiah"   Pesert

Ushuluddin Gelar Simulasi Aplikasi Hadis, Dekan: Kami Hadirkan Akademisi Informatika

Image
      Ada dua software yang sering digunakan akademisi hadis. Al-Maktabah Asy-Syamilah dan Jawami Al-Kalim. Software ini berperan untuk takhrij hadis. Sebuah riset mengeluarkan hadis dari kitab hadis untuk diuji kesahihannya. Keduanya memakai tools Bahasa Arab. Al-Maktabah Asy-Syamilah memiliki kelebihan karena sekaligus menyediakan syarah hadis. Suatu penjelasan hadis dari pandangan para ulama klasik. Tapi ia tidak mampu melacak periwayat hadis setelah generasi ke 4 (tahun 300 H – ke atas). Pelacakan periwayat setelah generasi ke 4 dapat dilakukan melalui Jawami Al-Kalim. Sayang materi software yang terakhir ini tidak bisa diunduh. Jadi kedua software ini memiliki kelebihan dan kelemahan. Alur proses Al-Maktabah Asy-Syamilah dan Jawami Al-Kalim akan didemontrasikan oleh Ruang Kerja Teknologi Hadis Jurusan Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Ada dua topik hadis yang telah disiapkan. Hadis tentang Qunut dan Hadis tentang Bendera Islam. Keduanya telah selesai

USHULUDDIN UIN BANDUNG BUKA TEKNOLOGI HADIS

Image
          Pendidikan tinggi dipacu untuk berkembang. Terlebih di era digital sekarang ini. Masa pandemi Covid-19 telah memaksa pendidikan tinggi untuk berubah.   Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI.) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) minta Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) terapkan Digital University. “Masa pandemi yang panjang perlu dijawab dengan terobosan yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa di zaman digital,” ungkap Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T., Dirjen Pendis, pada saat Rapat Kerja Pimpinan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember, di Banyuwangi, Jum’at, 02 Mei 2021.   Sejalan dengan pandangan Dirjen Pendis Kemenag RI., Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, terus melakukan pengembangan digital di segala bidang. Hal ini diarahkan demi terwujudnya pencanangan Tekno University UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Sehingga universitas bisa memanfaatkan kemajuan teknologi di masa pandemi dan pasca pande

Covid dan Keunggulan Tingkat Nasional, Dekan Beserta Jajaran Mohon Dukungan Dosen dan Mahasiswa

Image
  Situasi Covid telah memaksa manajemen pendidikan tinggi meninjau ulang rencana strategis. Ini terkait apa yang diunggulkan dan bagaimana cara mewujudkannya di tengah-tengah situasi Covid.    UIN Sunan Gunung Djati Bandung memberikan mandat keunggulan di tingkat nasional.  Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag., Dekan Fakultas Ushuluddin (FU) mengakui kedaan menjadi tidak menentu disebabkan pandemi Covid, tetapi ia meyakini publikasi ilmiah akademis masih sangat relevan diupayakan menjadi keunggulan FU  UIN Sunan Gunung Djati Bandung . Dekan melihat sumber daya publikasi ilmiah sangat melimpah di lingkungan akademisi FU. Ini menjadi modal dasar yang besar untuk berkembang. Berbagai hambatan harus diatasi dan yakin agenda ini berhasil melalui kolaborasi dan kerjasama. Justru Dekan memandang di situasi Covid ini mengusung keunggulan publikasi akademisi merupakan langkah paling tepat di FU  UIN Sunan Gunung Djati Bandung.   Berkaitan dengan hal di atas, Dekan beserta jajaran mohon dukungan kep

Panorama Taman Cinta Mesjid Nan Eksotik

Image
  Rekreasi yang terjangkau menjadi kebutuhan warga. Terjangkau berarti dekat di tengah kota. Lolasi “Taman Cinta Mesjid” menjadi wahana rekreatif yang terjangkau.   Kota Bandung memiliki konsep “Duo Centris" yakni “Kota Lama” dan “Kota Baru.” Kota Lama berpusat di alun-alun Bandung. Kota Baru berada di kawasan Gedebage Bandung Timur. Di situ ada Stadion Bandung Lautan Api, Mesjid Terapung Al-Jabar, dan Kampus II UIN Sunan Gunung Djati Bandung.   Area "Taman Cinta Mesjid” dikembangkan oleh UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Taman ini dikembangkan di atas tanah seluas sekitar 30 hektare milik kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Dinamai "Taman Cinta Mesjid”  karena areanya persis terletak di sebelah mesjid kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Taman ini diresmikan oleh Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada Tahun 2021. Lokasi Taman Cinta Mesjid sangat strategis. Teletak di pusat Kota Bandung, tepatnya pusat kedua Kota Kembang ini. Ia termasu