Wabah
Covid-19 menjadi perhatian serius dunia pendidikan tinggi. Mahasiswa berempati memberikan
kepedulian sebagai relawan kemanusiaan dari program lembaga dan pemerintah.
Berkenaan partisipasi mahasiswa sebagai relawan Covid-19 pada program-program pemerintah, Prof. Dr. H. Mahmud M.Si., Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung memberikan support dan sangat apresiatif. “Alhamdulillah, semoga sukses dan menjadi pelopor untuk yang lainnya,” ungkapnya.
Ungkapan serupa disampaikan oleh Prof. Dr. H. Ah. Fathonih, M.Ag., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UIN Sunan Gunung Djati Bandung. “Saya menyampaikan apresiasi untuk anak-anaku yang ikut membantu pemerintah menangani dampak covid 19. Ini adalah wujud dari ciri insan akademis,” paparnya.
Fakultas mendata mahasiswa relawan Covid-19 bekerjasama dengan DEMA, SEMA, dan HMJ. Kerjasama ini diungkapkan oleh Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag., Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung. “Kita bermitra dan bekerjasama untuk mendata mahasiswa relawan Covid-19. Kita pastikan mereka tetap sehat dan aman,” ujarnya saat Zoom Meeting bersama DEMA, SEMA, dan HMJ Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Senin 22 Juni 2020.
Dilaporkan sejumah mahasiswa partisipasi sebagai relawan Covid-19 pada program pemerintah. Antara lain Rizky Rahmatullah Hariri, Mahasiswa Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin. Menjadi satu di antara 15.000 mahasiswa “Relawan Kemanusiaan Melawan Covid-19” yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Indonesia dari 25 Mei-26 Juni 2020.
Indah Ayu Pratiwi, Mahasiswa Jurusan
Studi Agama-agama Fakultas Ushuluddin. Tergabung sebagai relawan menjadi data
analis pada Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jawa Barat (PIKOBAR). Sejak
pendaftaran relawan dibuka pada 30 Maret 2020, periode project gugus tugas percepatan
penanggulangan Covid-19 Provinsi Jawa Barat ini masih berlangsung sampai sekarang
ini.
Terkait hal ini pernyataan disampaikan pula oleh Dr. Muhlas, M.Hum, Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin. “Kami mendukung agenda Dekan Ushuluddin yang menyatakan aktivitas kerelawanan sebagai kurikulum yang memosisikan mahasiswa sebagai mitra kerjasama,” tuturnya di Kampus I UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jalan AH. Nasution No. 105 Bandung, Selasa, 23 Juni 2020.
Widodo