Posts

Kado Akhir Ramadhan 8 Artikel Mahasiswa Tembus Jurnal Internasional

Image
    Artikel mahasiswa terbit di jurnal internasional pada penghujung Ramadhan 1442 H. Ini menjadi kado terindah bagi para mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung.   Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, didampingi para Wakil Rektor, sangat mengapresiasi pencapaian publikasi ilmiah mahasiswa di jurnal internasional. "Saya bangga mahasiswa bisa peroleh rekognisi internasional," ungkap Rektor di Aljamiah Jalan AH. Nasution 105 Bandung, Selasa, 11 Mei 2021.   Prof. Dr. Rosihon Anwar, M.Ag., Wakil Rektor Bidang Akademik menyatakan, "Kita akan usung publikasi artikel ilmiah mahasiswa di jurnal bertarap internasional sebagai keunggulan." Berkenaan dengan ini disiapkan Jurnal Conference Series Gunung Djati Bandung di bawah pengelolaan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M).   Sementara itu, Prof. Dr. Ah. Fathonih, M.Ag , Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, terus mendorong prestasi akademik mahasiswa untuk mendapat pengakuan

Pesan untuk Mahasiswa, Telaah Naskah Artikel Merupakan Siklus Tanpa Akhir

Image
      Kami berusaha dampingi mahasiswa menulis artikel standar. Tagetnya naskah mereka terbit di jurnal ilmiah. Sejak 2020 sampai Mei 2021 telah mencapai 123 penerbitan artikel mahasiswa di jurnal ilmiah. Ternyata hasil latihan penulisan di lingkungan mahasiswa sungguh mengejutkan. Di antaranya ada yang melampaui ekspektasi. Naskah dilihat dari substansi layak dikirim ke jurnal reputasi tertentu. Ini jelas tak terduga. Artikel mahasiswa diupayakan menempuh penerbitan cepat ( quick publishing ). Agar mahasiswa segera bahagia melihat artikelnya terbit. Namun, harus diambil sikap  lanjutan bagi beberapa naskah.  Beberapa naskah harus diteruskan ke tahap penerjemahan . Ini pasti menempuh jalan panjang.   Ditambah lagi harus ditempuh review (telaah) oleh ahli bidang ilmu yang ditunjuk oleh jurnal ilmiah. Disampaikan ke mahasiswa yang bersangkutan. Telaah artikel merupakan siklus tanpa akhir. Oleh karena itu, sabar agar dihasilkan naskah dengan kualitas tertentu. Hingga layak terbit di jurn

Kendala Menulis dan Solusinya untuk Mahasiswa

Image
      Sejak 2020 kami dampingi mahasiswa menulis artikel. Hingga Mei 2021 terbit 123 artikel mahasiswa dan tersebar di jurnal ilmiah. Ini menjadi prestasi mahasiswa yang luar biasa.   Namun, penulisan artikel yang tertunda dan otomatis belum berhasil terbit lebih banyak lagi. Kami mencari tahu kendalanya. Menurut survei sederhana ditemukan beberapa hal. Pertama, motivasi hilang atau kendur di tengah jalan.   Kedua, banyak tugas kuliah dan menumpuk. Ketiga, terkendala sarana, seperti tidak ada komputer, laptop sedang diservis karena rusak, laptop gantian dengan saudara, dan lain-lain.   Dari berbagai kendala di atas, kita harus cari solusinya. Pertama, motivasi terkadang menurun itu hal biasa. Ini hal lumrah dan manusiawi. Solusinya maka harus dijanjikan hadiah.   Kedua, banyak menumpuk tugas. Ini bisa diatasi melalui kebijakan untuk lebih konsentrasi latihan menulis. Bahkan, terbitan artikel di jurnal ilmiah bisa menjadi pengganti mata kuliah. Bukan satu mata kuliah saja, bahkan satu

Mahasiswa Harus Dibantu Terbit Artikel Di Jurnal Ilmiah

Image
  Mahasiswa adalah aset pendidikan tinggi. Tak terkecuali dalam publikasi ilmiah. Mahasiswa harus dibantu kesulitan menulis artikel. Mereka harus didampingi submit (pengiriman) artikel ke jurnal ilmiah.   Penilaian ranking pendidikan tinggi selalu diukur secara lebih besar dari publikasi ilmiah. Seluruh lembaga pemeringkatan tingkat nasional dan internasional mengukur produktifitas pendidikan tinggi di bidang publikasi ilmiah. Langkah tepat bila fakultas dan jurusan melakukan akselerasi publikasi ilmiah.   Jika fakultas memiliki 5000 mahasiswa dan tiap mahasiswa melakukan publikasi artikel di jurnal ilmiah tiap semester, maka akan terhimpun 40 ribu publikasi ilmiah selama 8 (delapan) semester. Ini sungguh jumlah yang pantastik.   Tegaslah, mahasiswa adalah aset pendidikan tinggi dalam publikasi ilmiah. Pertanyaannya, bagaimana publikasi ilmiah melalui mahasiswa dapat diwujudkan. Salah satu strateginya, fakultas dan jurusan harus memberikan apresisi dan penghargaan yang besar bagi mah

Growth Mindset dan Future Practice Solusi Ketidakpastian

Image
Saat ini tidak bisa lagi menerapkan fixed mindset. Harus digunakan growth mindset. Sebab, realitas berubah sangat cepat. Fixed mindset itu cara pandang lama yang dianggap kokoh. Sedang growth mindset merupakan horizon baru di dalam lingkungan yang berubah-ubah. Fixed mindset terpaku pada best practice. Adapun growth mindset berorientasi terhadap future practice. Terpaku pada best practice hanya akan menjadi followers (pengikut). Sedangkan berorientasi pada future practice disiapkan untuk menjadi leaders (pemimpin) masa depan. Hal di atas merupakan pokok pikiran Prof. Dr. Arif Satria, SP, MSi., Rektor Institut Pertanian Bogor. Juga Ketua Forum Rektor Indonesia. Future practice berarti mencipta yang belum ada dengan cara-cara yang belum ditemukan. Ini dapat diwujudkan melalui power. Tiap diri memiliki potensi dasar. Potensi ini yang harus dikuatkan melalui growth mindset. Talenta atau bakat bukan faktor dominan bagi future practice. Tapi potensi dasar yang dikembangkan dalam bentuk kreat

Ushuluddin UIN Bandung Berbasis Growth Mindset Ambil Langkah Future Practice Penulisan Artikel Mahasiswa

Image
  Pendidikan tinggi Indonesia memiliki tugas menempa skill akademisi. Hal ini terutama ketika dihadapkan pada era disrupsi.   Prof. Dr. Mahmud, M.Si., Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung terus melakukan inovasi melalui pengembangan sumber daya akademisi. Alhasil pendidikan tinggi yang dipimpinnya menempati rangking ke-2 di Indonesia menurut Scimago pada 2021.   Prof. Dr. Arif Satria, SP, MSi. , Rektor Institut Pertanian Bogor menekankan keharusan pendidikan tinggi di era disrupsi. “Akademisi harus melakukan penciptaan future practice . Kita tidak bisa lagi berpijak pada best practice . Harus tercipta dari pendidikan tinggi karya-karya berorientasi masa depan,” tuturnya.   “Pengembangan sumber daya harus berbasis growth mindset yakni pola pikir yang meyakini bahwa kemampuan dasar dapat dikembangkan melalui kerja keras dan dedikasi,” lanjutnya pada Kuliah Umum di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Senin, 03/05/2021.   Ushuluddin UIN Bandung berkomitmen melakukan pengembangan sumber daya

HMJ Berperan Besar dalam Memastikan Keberhasilan Penerbitan Artikel Mahasiswa Di Jurnal Ilmiah

Image
  Saat ini mahasiswa seluruh jenjang memasuki satu fase dimana mereka memiliki tantangan menulis artikel dan menerbitkannya di jurnal ilmiah. Hal ini bukan tantangan berat karena  Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dapat berperan untuk mengatasinya. Menulis artikel dan menerbitkannya di jurnal ilmiah dapat ditempuh melalui beberapa tahapan di bawah ini: Himpun dan organisasikan sumber daya mahasiswa jurusan;  Selenggarakan kegiatan kursus menulis artikel dengan menghadirkan pelatih; Lakukan penulisan artikel secara bertahap sesuai panduan sampai menghasilkan naskah artikel; Laksanakan kegiatan konferensi dengan mengundang partisipan secara luas untuk presentasi artikel; Libatkan para ahli bidang ilmu untuk melakukan tinjauan tehadap presentasi artikel pada kegiatan konferensi; Lakukan penyempurnaan artikel sesuai hasil tinjauan ahli bidang ilmu dalam kegiatan konferensi; dan Hubungi editor conference series untuk pengajuan penerbitan artikel-artikel keluaran (output) kegiatan konferensi.

GDCS Fokus Menerbitkan Artikel-artikel Kegiatan Konferensi

Image
  GDCS (Gunung Djati Conference Series) merupakan jurnal ilmiah ISSN 2774-6585. Didirikan Tahun 2020 dengan tujuan menerbitkan artikel-artikel kegiatan konferensi nasional dan internasional.   Saat ini tumbuh berbagai konferensi dalam segala bidang di tingkat nasional dan internasional, seiring dengan upaya institusi mendiseminasikan hasil-hasil riset mutakhir mereka dalam publikasi jurnal ilmiah. GDCS hadir untuk menjemput harapan publikasi ilmiah melalui penyelenggaraan konferensi sebagai wujud diseminasi hasil-hasil riset institusi, lembaga, pendidikan tinggi, dan asosiasi keilmuan.   Bagi akademisi, praktisi, dan aktivis penyelenggara konferensi, silakan mendaftar pada GDCS. Konferensi mencakup segala bidang ilmu (Sains, Teknologi, Sosial, Humaniora, Budaya, dan Agama), meliputi level nasional dan internasional, dan pelibatan artikel-artikel kemitraan Mahasiswa-Dosen pada penyelenggaraan konferensi menjadi prioritas penerbitan GDCS.   Publikasi GDCS telah mencapai 4 Volume dengan r

PANDUAN PENULISAN SKRIPSI DAN ARTIKEL ILMIAH

Image
        Penulisan skripsi (penelitian ilmiah) sama dengan penulisan artikel ilmiah. Disebut sama karena keduanya merupakan karya tulis hasil penelitian. Bedanya, skripsi berhalaman tebal dan artikel ilmiah penulisannnya dipadatkan.   Skripsi dan artikel ilmiah memiliki susunan penulisan. Namun, agar lebih memudahkan perlu diterapkan tahapan penulisan.   Tahap I Penulisan formula penelitian, yaitu: (1) rumusan masalah; (2) pertanyaan utama penelitian; dan (3) tujuan penelitian. Di bagian formula penelitian dapat ditambahkan pula manfaat dan kegunaan penelitian. Contoh formula penelitian, klik di sini !   Tahap II Penulisan tinjuan pustaka yang dimaksudkan untuk melakukan telaah ( review ) terhadap hasil penelitian terdahulu, klik di sini ! Di bagian tinjauan pustaka ini telah diwajibkan untuk menerapkan aplikasi penulisan, klik di sini !   Tahap III Kerangka berpikir yaitu alur logis secara garis besar berjalannya penelitian, klik di sini !   Tahap IV Metode penelitian yaitu skenari

10 Rangking PTKIN Menurut Webometrics 2021

Image
Rangking Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia menurut Webometrics 2021. Universitas Islam Negeri UIN Sunan Gunung Djati Bandung (Indonesia Rank 36) Universitas Islam Negeri UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Indonesia Rank 47) Universitas Islam Negeri UIN Sunan Ampel Surabaya (Indonesia Rank 64) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (Indonesia Rank 72) Institut Agama Islam Negeri IAIN Kendari (Indonesia Rank 73) Universitas Islam Negeri UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (Indonesia Rank 83) Universitas Islam Negeri UIN Sultan Syarif Kasim Riau (Indonesia Rank 85) Institut Agama Islam Negeri IAIN Syekh Nurjati Cirebon (Indonesia Rank 86) Universitas Islam Negeri UIN Walisongo Semarang (Indonesia Rank 110) Institut Agama Islam Negeri IAIN Tulungagung (Indonesia Rank 111)     Diunggah Selasa 27 April 2021 pukul 20.50 WIB. oleh Sentra Publikasi Indonesia dari laman resmi Webometrics [Dodo].    

Segera Daftar! Konferensi Tahunan Takhrij dan Syarah Hadis 2021

Image
      GRATIS untuk Mahasiswa ! Template minimum, Klik Di Sini !   Paling lambat 30 April 2021 Artikel dikirim ke Gunung Djati Conference Series, Klik Di Sini !   Media Presentasi IGTV Durasi 3 Menit dengan menuturkan Nama, Afiliasi, Judul, Tujuan Penelitian, Metode Penelitian, Hasil dan Pembahasan, dan Kesimpulan ( In English ). Paling lambat 8 Mei 2021 dengan mengirim link presentasi IGTV pada Google Form, Klik Di Sini !   Artikel Konferensi Takhrij dan Syarah Hadis akan ditelaah oleh akademisi bidang keahlian untuk penerbitan prosiding di GDCS Juli 2021       Yudi W. Darmalaksana, Dkk. Sentra Publikasi Indonesia Kelas Menulis GDCS

Optimis Artikel Ilmiah Mahasiswa Menjadi Keunggulan

Image
      Pendidikan tinggi ditekankan memiliki keunggulan. Keunggulan tersebut dikembangkan melalui penguatan sumber daya akademik yang tersedia.   Optimis artikel ilmiah mahasiswa menjadi keunggulan Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Artikel ilmiah sendiri merupakan tulisan hasil penelitian pemikiran atau hasil observasi yang diterbitkan di jurnal ilmiah. Disebut publikasi ilmiah.   Keunggulan artikel ilmiah mahasiswa diungkit sekuat tenaga melalui penguatan keterampilan penulisan. Sumber daya mahasiswa dilatih untuk menghasilkan artikel-artikel dengan kelayakan penerbitan di jurnal ilmiah. Hingga mereka sejak di masa kuliah memiliki karya publikasi ilmiah.   Ada tiga strategi untuk mewujudkan keunggulan ini. Pertama, kampanye panduan standar penulisan artikel ilmiah melalui dosen. Kedua, membudayakan pengiriman nakah standar menurut template (gaya selingkung) jurnal sasaran. Ketiga, perhatian seluas-luasnya terhadap minat akademik penulisan artikel ilmiah.   Perhatian

Ushuluddin Chanel Siarkan Munaqasyah Artikel Ilmiah

Image
    Pendidikan tinggi memiliki tantangan penguatan keterampilan penulisan artikel ilmiah. Di masa pandemi Covid-19, Kementerian Agama Republik Indonesia mengeluarkan kebijakan penyelesaian tugas akhir skripsi dapat diganti dalam bentuk artikel bagi sasaran penerbitan di jurnal ilmiah.       Kebijakan artikel ilmiah pengganti skripsi diberlakukan bagi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), termasuk UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Sejak kebijakan ini diberlakukan, Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung melaksanakan Sidang Munaqasyah Artikel Ilmiah ke-4 kali. Sampai periode ke-4 tercatat sebanyak 11 mahasiswa menempuh penyelesaian tugas akhir skripsi dalam bentuk artikel ilmiah di Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung.   Pada period eke-4 sebanyak tujuh orang mahasiswa calon sarjana mempresentasikan artikel pada acara Munaqasyah Artikel Ilmiah Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Acara ini digelar pukul 08.30 WIB., Jumat, 23 April 2021. Dekan Faku

Artikel Pengganti Skripsi Tembus Jurnal Sinta 2

Image
Sangat menggembirakan, peserta sidang artikel ilmiah ada yang peroleh LoA dari jurnal Sinta 2. Ini artinya dia tembus jurnal peringkat tinggi. Diketahui Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung terapkan kebijakan tugas akhir skripsi dapat diganti dengan artikel ilmiah. Kebijakan ini diberlakukan sejak 2020. Sampai sidang periode ke-4 tercatat 11 mahasiswa menempuh penulisan tugas akhir dalam bentuk artikel ilmiah untuk raih gelar sarjana. Pada periode ini sebanyak 7 artikel akan dipresentasikan secara virtual dari Studio Ushuluddin Jum'at, 23 April 2021. Syarat sidang artikel, mahasiswa harus kantongi LoA (Letter of Acceptance). Di antaranya ada yang peroleh LoA dari jurnal terakreditasi nasional peringkat Sinta 2. Selebihnya dari Sinta 3 dan indeks Moraref, lembaga pengindeks jurnal ilmiah Kementerian Agama Republik Indonesia. Artikel-artikel telah melalui peninjauan yang ketat dari editor dan reviewer jurnal. Mahasiswa telah melakukan penyempurnaan naskah sebagai syarat

Kiat Tembus Jurnal Bereputasi Global

Image
    Materi ini disampaikan pada agenda webinar “Kiat Sukses Publikasi Artikel Tembus Jurnal Bereputasi.” Agenda ini diselenggarakan oleh LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Kamis, 22 April 2021.   Kiat-kiat disajikan menurut pointer tidak sistematis. Beberapa kiat di bawah ini:   1. Celah Penelitian Cari celah penelitian. Caranya buat daftar pertanyaan. Jika pertanyaan belum dijawab secara memuaskan, di situ mungkin terdapat celah penelitian.   2. Scope Keilmuan Cari jurnal menurut scope keilmuan. Artikel ditolak biasanya karena tidak sesuai dengan scope bidang keilmuan yang diminta oleh jurnal.   3. Sesuai Template Redaktur hanya menerima artikel yang sesuai template untuk diteruskan ke reviewer. Jika tidak sesuai template meskipun konten menarik, maka redaktur jurnal pasti menolak artikel.   4. Riset Empiris Jurnal reputasi global lebih memilih riset empiris tak terkecuali artikel konseptual. Jika riset dibagi dua yakni pemikiran dan observasi, maka jurnal bereputasi memilih kasus (

PERINGATAN: Komentar Perintah Revisi Jangan Dihapus!

Image
    Ketentuan : Kirim naskah melalui email; Naskah akan direviu dengan mencantumkan komenter perintah revisi di sebelah kanan; dan Silakan revisi dan komentar perintah revisi jangan dihapus sebagai tanda!   Jika komentar perintah revisi dihapus, maka tidak terlihat tanda mana bagian yang telah direvisi dan mana bagian yang belum direvisi. Jika tanda dihapus, maka naskah harus dibaca ulang dari awal.   PERINGATAN : Komentar perintah revisi yang terletak di sebelah kanan sebagai tanda jangan dihapus!       Penelaah Naskah.

Yuk Saling Sitasi, Hukumnya Wajib!

Image
  Gambar Diambil dari Haidar Afif       Mensitasi tulisan sejawat merupakan pahala. Antardosen saling sitasi. Mahasiswa wajib mensitasi artikel dosen.   Pahala adalah buah dari kebaikan. Sitasi itu mengutip. Buah dari mengutip pasti terbangun konstruksi ilmu. Ilmu yang hendak dikembangkan di pendidikan tinggi, terkhusus program studi (Prodi).   Tiap prodi punya roadmap pengembangan ilmu. Pengembangan ini pasti cepat terwujud dengan saling sitasi.   Yuk saling sitasi mulai dari sekarang!   Sitasi antarsejawat dan mahasiswa mensitasi artikel dosen hukumnya wajib. Saat mahasiswa menulis skripsi, tengok mensitasi artikel dosen atau tidak!       Bandung, 21 April 2021 Wahyudin Darmalaksana, Pegiat Kelas Menulis Di UIN Sunan Gunung Djati Bandung