Pesan untuk Mahasiswa, Telaah Naskah Artikel Merupakan Siklus Tanpa Akhir

 


 
 
Kami berusaha dampingi mahasiswa menulis artikel standar. Tagetnya naskah mereka terbit di jurnal ilmiah. Sejak 2020 sampai Mei 2021 telah mencapai 123 penerbitan artikel mahasiswa di jurnal ilmiah.

Ternyata hasil latihan penulisan di lingkungan mahasiswa sungguh mengejutkan. Di antaranya ada yang melampaui ekspektasi. Naskah dilihat dari substansi layak dikirim ke jurnal reputasi tertentu. Ini jelas tak terduga.

Artikel mahasiswa diupayakan menempuh penerbitan cepat (quick publishing). Agar mahasiswa segera bahagia melihat artikelnya terbit. Namun, harus diambil sikap lanjutan bagi beberapa naskah. 

Beberapa naskah harus diteruskan ke tahap penerjemahan. Ini pasti menempuh jalan panjang.  Ditambah lagi harus ditempuh review (telaah) oleh ahli bidang ilmu yang ditunjuk oleh jurnal ilmiah.

Disampaikan ke mahasiswa yang bersangkutan. Telaah artikel merupakan siklus tanpa akhir. Oleh karena itu, sabar agar dihasilkan naskah dengan kualitas tertentu. Hingga layak terbit di jurnal bereputasi.

Selain itu, disampaikan pula untuk menulis naskah lain. Jadi tidak menunggu naskah yang sedang ditelaah. Ketika naskah utama diterima (accepted) maka naskah berikutnya diharpakan terbit pula.

Itulah produktifitas dalam menulis artikel. Terus menulis dan terus mengirim naskah. Itu pula hakikat kekayaan. Secara intelektual, orang kaya adalah yang punya dua sampai tiga naskah.


Bandung, 09 Mei 2021
Wahyudin Darmalaksana, Pegiat Kelas Menulis Di UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

CARA MEMBUAT JUDUL PENELITIAN

CARA MENENTUKAN JUDUL PENELITIAN SKRIPSI

60 Ranking Perguruan Tinggi Di Indonesia