AGENDA JURUSAN STUDI AGAMA-AGAMA

DENGAR PENDAPAT HMJ SAA DENGAN UNSUR PIMPINAN FAKULTAS USHULUDDIN UIN BANDUNG



Jumat, 18 Oktober 2019
Acara dengar pendapat diinisiasi oleh HMJ SAA untuk menyambut Kajur dan Sekjur yang baru dilantik. Acara ini dihadiri oleh pengurus HMJ SAA, alumni SAA, perwakilan mahasiswa dari setiap angkatan, Ketua Ikatan Alumni Perbandingan Agama, Ketua Forum Mahasiswa Studi Agama-Agama tingkat Nasional, Kajur dan Sekjur SAA. Turut hadir pula memberi sambutan Dekan Fakultas Ushuluddin Dr. Wahyudin Darmalaksana.

Dalam sambutannya Dekan menyampaikan bahwa Ushuluddin adalah satu keluarga besar yang cerdas-cerdas dan punya potensi luar biasa. Ibarat untaian mutiara yang diikat menjadi seuntai tasbih. Ini adalah potensi luar biasa yang menjadi modal Fakultas Ushuluddin untuk bergegas menyintas menuju masa keemasan. Dekan juga berharap mahasiswa dan alumni SAA dapat melanjutkan kiprah mereka untuk berbakti kepada negeri dengan cara-cara yang santun dan moderat.

Selanjutnya ketua HMJ SAA menjelaskan maksud acara ini adalah untuk berbagi harapan dengan ketua jurusan dan sekretaris jurusan SAA yang baru mengenai terwujudnya jurusan SAA yang kredibel sebagaimana yang diharapkan oleh civitas akademik di jurusan  SAA. Arah tujuan jurusan SAA ke depan dan profil lulusan menjadi fokus pembicaraan

Ketua Jurusan SAA Dr. Dadang Darmawan, MA menyampaikan pandangannya bahwa ia akan menerapkan managemen KAIZEN yang pada intinya adalah continues improvement. Tradisi lama yang sudah baik akan terus dipertahankan, inovasi-inovasi baru akan secara kontinyu ditambahkan.

Acara dilanjutkan dengan dengar pendapat dari jam 09.00 sampai jam 11.20. Lalu dilanjutkan jam 13.00 sampai jam 15.20. Dalam dengar pendapat itu terungkap berbagai problem sekaligus peluang yang sangat luar biasa bagi juruaan SAA fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Pembicaraan pada intinya berkisar seputar: 1. Profil ideal Lulusan SAA. 2. Kurikulum yang diharapkan oleh mahasiswa, IKAPA dan FORMASA. 3. Harapan tentang adanya improvement dosen agar dapat mengajar sesuai dengan tuntutan generasi milenial. 4. Data base alumni yang tertata rapi. 5. Jaringan dengan lembaga2 di luar UIN yang sejalan dengan SAA. Terakhir keluhan mengenai pernak-pernik fasilitas kampus juga tidak luput dari pembicaraan.

Di akhir acara Ketua Jurusan SAA mengapresiasi masukan2 tersebut dan akan menjembatani berbagai harapan yang disampaikan dengan sebaik-baiknya. Kegiatan diakhiri dengan photo bersama dan Yel-Yel SAA satu SAA bersatu SAA maju

Cipadung 17 oktober 2019
#Ushuluddin bergegas
Hendradermabri

Comments

Popular posts from this blog

UIN SGD BANDUNG RAIH PERINGKAT PERTAMA DI INDONESIA VERSI SCIMAGO

PRESTASI

BANDUNG: TOP 10 PUBLIKASI INDEX SCOPUS