SASARAN STRATEGIS DAN INDIKATOR KINERJA UTAMA FAKULTAS USHULUDDIN UIN SGD BANDUNG TAHUN 2019

Setiap struktur dalam organisasi mempunyai peran strategis yang diturunkan dari program dasar atau program prioritas yang termaktub di dalam dokumen rencana strategis (renstra). Renstra menjadi penting untuk pelaksanaan program-program prioritas sebuah organisasi.

Pendidikan Tinggi merupakan organisasi akademik yang pelaksanaan programnya diatur di dalam Renstra sebagai acuan pelaksanaan kerja untuk jangka menengah 5 Tahun. Renstra mencakup sejumlah program dasar atau program prioritas. Setiap program prioritas merupakan sasaran strategis Pendidikan Tinggi. Setiap sasaran strategis terdiri dari masing-masing poin yang disebut dengan Indikator Kinerja Utama, disingat IKU.

Rektor mendistribusikan atau membagi habis seluruh sasaran strategis kepada seluruh struktur organisasi Pendidikan Tinggi termasuk Dekan di tingkat Fakultas. Berikut ini sasaran strategis Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tahun Akademik 2019 :

1.   Meningkatnya pemerataan akses Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam
2.   Meningkatnya kualitas layanan Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam
3.   Meningkatnya kualitas dan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam
4.   Meningkatnya kualitas hasil penelitian/riset Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam
5.   Meningkatnya relevansi dan daya saing Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam
6.   Meningkatnya tata kelola kelembagaan dan otonomi Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam

Setiap sasaran strategis memiliki masing-masing Indikator Kinerja Utama (IKU) di bawah ini:
I.    Meningkatnya pemerataan akses Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam
1.   Jumlah mahasiswa baru yang diterima
2.   Jumlah mahasiswa penerima BIDIKMISI
3.   Jumlah mahasiswa penerima beasiswa prestasi dan akademik
4.   Jumlah mahasiswa penerima beasiswa Tahfidz Qur’an
5.   Jumlah mahasiswa penerima beasiswa hasil kerjasama dengan lembaga/ dunia usaha

II.  Meningkatnya kualitas layanan Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam
1.      Prosentase program studi terakreditasi A
2.      Jumlah program studi terakreditasi A
3.      Prosentase Program studi terakreditasi B
4.      Jumlah program studi terakreditasi B
5.      Nilai rata-rata skor Akreditasi Prodi/Jurusan
6.      Jumlah program studi yang menerapkan kurikulum KKNI
7.      Rata-rata lama studi mahasiswa S1
8.      Rata-rata indeks prestasi kumulatif mahasiswa S1
9.      Prosentase lulusan S1 dengan IPK minimal 3,25 dan lulus tepat waktu
10.    Jumlah jurnal nasional terakreditasi yang dilanggan
11.    Jumlah jurnal internasional yang dilanggan
12.    Indeks Kepuasan masyarakat

III.  Meningkatnya kualitas dan kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam
1.   Prosentase jumlah dosen (PNS dan BLU)bergelar Doktor, dibandingkan dengan total jumlah Dosen
2.   Jumlah dosen berkualifikasi pendidikan S3
3.   Prosentase dosen bersertifikat pendidik
4.   Jumlah dosen bersertifikat pendidik
5.   Jumlah Guru Besar
6.   Jumlah dosen yang mengikuti forum ilmiah tingkat internasional
7.   Frekuensi kegiatan seminar/ workshop/ diskusi ilmiah

IV.   Meningkatnya kualitas hasil penelitian/riset Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam
1.   Jumlah riset/penelitian yang dilaksanakan
2.   Jumlah publikasi pada jurnal terakreditasi nasional
3.   Jumlah publikasi pada jurnal terakreditasi internasional
4.   Jumlah penelitian/riset yang bekerjasama dengan dunia usaha/dunia industri
5.   Jumlah Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang didaftarkan

V.     Meningkatnya relevansi dan daya saing Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam
1.   Prosentase mahasiswa penerima beasiswa pada prodi Ilmu Dasar Islam
2.   Jumlah mahasiswa yang mengikuti program pemagangan ke dunia usaha/dunia industry
3.   Jumlah pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan
4.   Persentase lulusan yang langsung bekerja
5.   Persentase lulusan yang langsung bekerja
6.   Jumlah mahasiswa peraih emas tingkat nasional atau internasional
7.   Jumlah MoU dengan lembaga local
8.   Jumlah MoU dengan lembaga nasional

VI.   Meningkatnya tata kelola kelembagaan dan otonomi Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam
1.   Ketersediaan Rencana Pengembangan/Renstra/RKT
2.   Realisasi anggaran Fakultas
3.   Tersedianya pedoman pengelolaan Fakultas
4.   Jumlah SOP yang dihasilkan
5.   Persentase implementasi SOP
6.   Prosentase penurunan nominal temuan audit BPK
7.   Opini auditor eksternal

Setiap sasaran strategis agar menjadi perhatian seluruh struktur organisasi Fakultas Ushuluddin. Setiap personalia struktur oranisasi Fakultas Ushuluddin agar memperhatikan masing-masing IKU dari sasaran strategis Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tahun Akademik 2019 ini.


Bandung, 03 September 2019
Wahyudin Darmalaksana



Comments

Popular posts from this blog

UIN SGD BANDUNG RAIH PERINGKAT PERTAMA DI INDONESIA VERSI SCIMAGO

PRESTASI

CARA MEMBUAT JUDUL PENELITIAN