Tips untuk Lolos Ujian Proposal Skripsi


Seperti sudah buat anak sendiri menumpahkan semangat untuk membuat proposal skripsi ini. Beberapa lolos ketika menghadapi ujian proposal. Tentu hal itu merupakan kabar yang sangat menggembirakan. Tetapi kabar buruknya ternyata ada beberapa yang mesti mengganti topik dalam arti mencari judul lain dan menyusun kembali proposal baru. Terang saja kabar itu teramat menyedihkan.

Namun, apalah daya karena sesuatu itu pastilah penuh dengan perjuangan. Bagi proposal yang sudah lolos perlu diucapkan selamat semoga lancar dalam pelaksanaan penelitian. Untuk yang belum rezeki tidak boleh berkecil hati mesti tetap semangat dengan cara menghimpun energi baru. Tidak boleh jatuh, harus kuat dan segera bangkit kembali untuk berlari.





Menentukan Topik
Pada kesempatan ini perlu disampaikan beberapa hal. Dalam mencari topik penelitian skripsi coba tahan dahulu untuk tidak berselancar terlalu jauh di internet. Tetapi coba dilihat apa saja tema yang telah dibahas dalam skripsi di internal jurusan. Biasanya di akhir penelitian terdapat saran peneliti kepada peneliti berikutnya untuk tindak lanjut penelitian. Ini menjadi pintu masuk untuk pelaksanaan penelitian selanjutnya. Dengan demikian, penelitian yang akan dilaksanakan merupakan kelanjutan penelitian terdahulu. Penelitian tidak selalu membahas sesuatu secara benar-benar tuntas, di dalam penelitian selalu ada celah yang sengaja disisakan untuk kelanjutan penelitian.

Keberlanjutan Penelitian
Penelitian lanjutan memiliki segudang arti penting. Dari sisi topik dia menjadi perbicangan yang tak berkesudahan di kalangan peminat bidang keilmuan tertentu. Adapun dari sisi keilmuan dia akan terus makin berkembang membentuk sebuah pengetahuan yang luas. Sedangkan dari sisi wacana dia berpotensi menjadi kekhasan atau ciri khas keilmuan beserta metodologi penelitiannya yang dikembangkan di lingkungan jurusan. Di masa yang akan datang pasti terbentuk ciri khas jurusan dibandingkan dengan jurusan-jurusan yang sama di dareah lain.

Otoritas Referensi
Diperkuat lagi dengan usaha merujuk referensi dari karya-karya ilmiah dosen di internal jurusan yang berotoritas. Ini akan semakin menguatkan pengembangan khazanah keilmuan jurusan. Sehingga telusurilah buku atau artikel dosen-dosen di lingkungan internal jurusan, dirujuk, dan dijadikan kutipan mulai dari penyusunan proposal sampai pembahasan materi penelitian skripsi. Baru kemudian merujuk karya-kaya lain untuk perbandingan dan pengayaan pengetahuan.

Pendekatan Penelitian
Tidak ada istilah kehabisan topik untuk pelaksanaan penelitian. Satu topik bisa dibicakan oleh beberapa orang dengan pendekatan yang beragam. Semakin beragam sebuah pendekatan terhadap topik tertentu maka semakin kaya pula pengetahuan tentang topik tersebut. Semua orang berpeluang menjadi yang terbaik dalam pelaksanaan penelitian berdasarkan perspektif atau pendekatan yang digunakannya, dan memang berusahalah untuk menjadi yang terbaik. Implikasinya maka akan dihasilkan penelitian-penelitian yang baik.

Temukan Fokus Penelitian
Jika sudah punya fokus yakni istilah lain dari problem akademik, maka teruslah semakin intens terhadap fokus tersebut. Simaklah pertanyaan satu sampai empat ini. Satu, apa yang sudah dibicarakan oleh peneliti-peneliti terdahulu mengenai fokus tersebut? Ini menuntut penyusun proposal skripsi untuk mencari informasi sebanyak mungkin tentang fokus yang tengah dibicarakan melalui penelusuran terhadap sumber-sumber rujukan berupa artikel jurnal, buku, skripsi, dan lain-lain. Dua, apa yang ingin diketahui oleh peneliti? Ini mengharuskan para penyusun proposal skripsi untuk menukik secara lebih fokus lagi menuju celah yang belum tersentuh oleh penelitian terdahulu. Tiga, mengapa fokus tersebut penting untuk diteliti? Sebutkan sekurang-kurangnya tiga argumen yang paling kuat untuk memperkokoh proposal skripsi bahwa topik atau tema atau fokus tersebut penting atau mendesak untuk dilakukan penelitian. Empat, bagaimana rencana peneliti untuk membahas fokus penelitiannya itu? Ini berkenaan dengan metode dan pendekatan yang relevan atau yang lebih tepat yang akan digunakan untuk pembahasan fokus penelitian itu.

Bagian-Bagian Proposal
Selanjutnya, apabila seluruh pertanyaan yang telah dipaparkan terdahulu telah dijawab dengan baik, maka akan dihasilkan proposal penelitian skripsi yang kuat. Pertanyaan ke satu di atas merupakan jawaban untuk menguatkan bagian tinjauan pustaka dan dipahami sebagai sebuah penelitian pendahuluan. Tinjauan pustaka besar manfaatnya untuk penyusunan kerangka berpikir yang menjadi jantung penelitian. Pertanyaan kedua diarahkan untuk menguatkan fokus utama penelitian yang menjadi tujuan sentral pelaksanaan penelitian. Pertanyaan ketiga dibutuhkan untuk menjawab manfaat atau kegunaan penelitian. Pertanyaan keempat penting untuk menentukan metode dan pendekatan yang relevan. Terasa sekali bahwa proposal skripsi terdiri atas bagian-bagian yang saling terkait begantung format penulisan proposal menurut panduan yang berlaku.

Bagian-Bagian Saling Terhubung
Bagian latarbelakang berisi gambaran topik yang dituturkan secara mengerucut sampai ke bagian rumusan masalah yang berupa fokus utama penelitian. Fokus utama ini biasanya diurai ke dalam beberapa pertanyaan yang saling terkait satu sama lain. Di sisi lain fokus utama juga berperan sebagai tujuan utama penelitian di bagian tujuan penelitian. Bagian manfaat penelitian merupakan wujud konkrit kegunaan penelitian (semasal kotribusi pengetahuan dan sumbangan perbendaharaan kepustakaan) yang secara argumentatif (alasan kuat mengapa penelitian dilakukan) telah ditegaskan di bagian latarbelakang. Bagian tinjauan pustaka berisi rujukan atau referensi yang terkait erat dengan topik dan fokus penelitian, di mana tinjauan pustaka ini sangat berperan penting sebagai rujukan untuk menyusuan bagian kerangka berpikir. Isi bagian kerangka berpikir lazimnya terstrukrur sesuai dengan susunan pertanyaan-pertanyaan penelitian. Ada baiknya kerangka berpikir dibuat pula dalam bentuk gambar atau bagan telihat secara lebih jalas hubungan antar-konsep membentuk sebuah miniatur bangunan penelitian yang akan dilaksanakan. Bagian metodologi penelitian, yang terdiri atas jenis penelitian (apakah kualitatif ataukah kuantitatif) dan metode serta pendekatan atau analisis yang akan digunakan, terkait dengan pertanyaan di dalam benak peneliti tentang bagaimana fokus penelitian ini akan dilakukan beserta langkah-langkah teknisnya. Bagian sistematika penulisan mengambarkan rencana jawaban pertanyaan-pertanyaan penelitian yang bagian-bagiannya telah disusun di bagian kerangka berpikir. Jelaslah bahwa bagian-bagian dalam proposal penelitian tampak terkait satu dengan yang lainnya.

Jangan Lupa Bahagia
Selalu berpikiran positif bahwa penguji proposal penelitian skripsi bukan bermaksud mematahkan pandangan-pandangan peneliti, melainkan menguji kehandalan peneliti dalam mempertahankan ide-idenya. Lebih dari itu, penguji mempunyai harapan untuk sebuah hasil penelitian yang baik. Jadi, pertahankanlah argumen secara akademik (ilmiah). Jangan menentang untuk hal-hal materi proposal yang menurut sudut logis pikiran kita memang terdapat bolong dan kekurangan di sana sini. Hal lainnya dalam menyusun proposal skripsi tidak boleh dalam keadaan perut laper, perhatikan berbagai hal secara detail tanpa menjadi sebuah beban yang berat, dan dengarkan sebuah musik untuk menghadirkan suasana rileks atau biarkan tulisan hadir bagaikan alunan musik yang mengalir. Tidak boleh tidak bahagia dalam melaksanakan apapun, terlebih ketika menulis skripsi sebagai persembahan untuk dunia dari kamu yang memang penuh dengan semangat.

Ini merupakan tulisan seputar skripsi dari catatan-catatan saya sebelumnya dan mungkin untuk catatan yang akan datang. Tidak lain, ini dihidangkan untuk membantu bimbingan dalam kesulitan-kesulitan menulis skripsi. Anggap ini berupa tuturan dari orang tua untuk anak-anaknya yang tercinta.



Bandung, 12-12-2019
Wahyudin Darmalaksana



Comments

Popular posts from this blog

UIN SGD BANDUNG RAIH PERINGKAT PERTAMA DI INDONESIA VERSI SCIMAGO

PRESTASI

BANDUNG: TOP 10 PUBLIKASI INDEX SCOPUS