WhatsApp Kuliah Mobile





WhatsApp Kuliah Mobile





Wahyudin Darmalaksana
UIN Sunan Gunung Djati Bandung



Abstrak
Penelitian ini bertujuan memantau penggunaan WhatsApp dalam kuliah mobile. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan studi pustaka dan lapangan. Hasil dan pembahasan penelitian ini meliputi pembuatan Grup WhatApp, pengelolaan kelas, dan pencapaian pembelajaran. Kesimpulan penelitian adalah penggunaan WhatsApp secara efektif memberikan dampak positif.

Kata Kunci:
e-Learning, Kuliah Terbuka, Mobile Learning, Smartphone


Pendahuluan
Abad 21 menuntut pendidikan melaksanakan belajar daring (He, Xu, & Kruck, 2014). Penggunaan teknologi informasi secara terbuka menjadi momentum untuk memfasilitasi pembelajaran yang lebih baik serta mengurangi masalah pembelajaran tradisional yang tertutup (Panigrahi, Srivastava, & Sharma, 2018). Diperlukan adanya koordinasi tentang pendidikan terbuka berbasis online (Tolsteneva, Gruzdeva, Katkova, Prokhorova, & Lagunova, 2019). Pendidikan tinggi sangat membutuhkan suatu lingkungan belajar modern (Huda, et al., 2018). Segala daya mesti dikerahkan untuk pendidikan online yang sedang beralangsung untuk menjadi arus utama pada tahun 2025 (Palvia, et al., 2018).

Belajar online mestinya bukan suplemen yang hanya memberikan manfaat tambahan (Williams, Birch, & Hancock, 2012). Semestinya juga belajar online bukan informal yang tidak terstruktur seperti terjadi dalam kehidupan sehari-hari ketika orang mengakses internet (Holland, 2019). Berbagai platform dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran daring termasuk fasilitas WhatsApp (Bensalem, 2018).

Sejak 10 tahun terakhir aplikasi WhatsApp telah berperan dalam pendidikan m-learning (Mohesh & Meerasa, 2016). Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan WhatsApp di kelas meningkatkan motivasi siswa pendidikan tinggi semisal untuk menulis (Allagui, 2015). Teknik WhatsApp menghasilkan efek signifikan pada keterampilan menulis siswa di pendidikan tinggi (Fattah, 2015), dan ternyata penggunaan mediasi WhatsApp lebih efektif  (Awada & Wang, 2016). Persepsi peserta tentang penggunaan WhatsApp dalam pembelajaran kosakata menunjukkan bahwa umumnya peserta memiliki sikap positif terhadap pembelajaran item kosakata baru melalui WhatsApp (Bensalem, 2018).

Penelitian lain menunjukan bahwa sebagian besar peserta menyukai mobile learning melalui WhatsApp, ada penerimaan metodologi mobile learning oleh mahasiswa, dan sikap positif terhadap mobile learning di kalangan mahasiswa sangat menjanjikan untuk perubahan paradigma e-learning ke mobile learning (Mohesh & Meerasa, 2016). Ceramah dengan penggunaan papan tulis yang dikombinasikan presentasi power point telah menjadi praktik tradisional di kelas dibandingkan aplikasi ponsel pintar yang dapat meningkatkan lingkungan dan hasil belajar (Wijaya, 2018). WhatsApp adalah dorongan besar pada penggunaan media modern yang terus berkembang untuk tujuan pembelajaran (Nagler, Ebner, & Schön, 2015). Dengan kemajuan pesat teknologi seluler dan ketersediaan ponsel cerdas di setiap siswa dapat ditegaskan bahwa ada ruang lingkup yang luas untuk metodologi mobile learning melalui Whatsapp untuk digunakan dalam pendidikan (Mohesh & Meerasa, 2016).

Penelitian ini bertujuan memantau keberlangsungan kuliah daring penerapan mobile leraning berbasis platform Whatsapp di pendidikan tinggi.


Metode
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang menerapkan studi pustaka dan lapangan. Studi pustaka dilalakukan terhadap artikel jurnal yang diambil dari database bereputasi. Studi lapangan dilaksanakan pada Jurusan Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. Analisis dalam penelitian ini digunakan logika, baik deduktif maupun induktif.


Hasil dan Diskusi
Bagian ini membahas beberapa hasil dan diskusi:

1. Membentuk Grup
Pembelajaran daring mobile learning dibuka untuk 4 (empat) kelas, yakni semester IV kelas A-B dan semester VI kelas A-B. Dibentuklah 4 (empat) Grup WhatsApp. Berdasarkan nomor kontak, anggota grup semester IV kelas A 33 orang dan kelas B 43 orang, sedangkan semester VI kelas A 41 orang dan kelas B 40 orang.

Mata kuliah yang disajikan pada semester IV kelas A-B adalah Metode Penelitian. Adapun mata kuliah yang disajikan pada semester IV kelas A-B ialah Metode Penelitian Hadis. Recana Pembelajaran Semester (RPS) telah disiapkan untuk 2 (dua) mata kuliah dimaksud.

Jadwal kuliah masing-masing kelas beragam. Jadwal kuliah semester IV kelas A hari Senin pukul 10.20-12.00 WIB. Jadwal kuliah Semester IV kelas B hari Rabu pukul 10.20-12.00 WIB. Sedangkan jadwal kuliah semester VI Kelas A hari Kamis pukul 14.40-18.05 WIB. Adapun jadwal kuliah semester VI kelas B hari Kamis pukul 14.40-18.05 WIB.

Kuliah daring dilaksanakan mulai tanggal 16 Maret 2020. Pelaksanaan kuliah daring telah berlangsung 8 (delapan) kali sampai tanggal 26 Maret 2020 di mana masing-masing kelas telah terlaksana 2 (dua) kuliah non tatap muka.

2.  Mengelola Kelas
Pelaksanaan kuliah non tatap muka dibuat ketentuan. Sedangkan ketentuan tersebut adalah absensi awal serta pengumpulan tugas pekan lalu 5 (lima) menit, pembahasan bahan kajian 10 (sepuluh) menit, sesi interaktif 20 (dua puluh) menit, penyampaian materi pekan depan 5 (lima) menit, sesi instruksi kerja penugasan atau latihan 5 (lima) menit, dan absensi akhir serta lanjutan pengumpulan hasil latihan pekan lalu 5 (lima) menit.

Berikut ini adalah bahan kajian sebanyak 2 (dua) kali materi pada masing-masing kelas sebanyak 4 (empat) kelas. Pertama pengumpulan hasil latihan menenetapkan tujuan penelitian dan pendalaman materi tersebut serta penyampaian materi persiapan pekan depan berupa latihan membuat kalimat rumusan masalah beserta pertanyaan-pertanyaan penelitian selaras dengan tujuan penelitian. Kedua pengumpulan latihan membuat kalimat rumusan masalah beserta pertanyaan-pertanyaan penelitian dan pendalaman materi tersebut termasuk cara mencari referensi serta penyampaian materi persiapan pekan depan berupa latihan melakukan tinjauan pustaka.

Sebanyak 2 (dua) kali materi pada masing-masing kelas sebanyak 4 (empat) kelas telah menghasilkan 8 (delapan) dokumen hasil kuliah non tatap muka. Bahan kajian ditayangkan pada Blog Spot, sedangkan dokumen hasil perkuliahan daring disimpan di Google Drive.

3.  Capaian Belajar
Target mata kuliah ini pada masa Ujian Tengah Semester (UTS) adalah dihasilkannya proposal-proposal mini penelitian. Target dibedakan untuk tingkatan semester. Semester IV penekanannya pada penelitian secara umum. Sedangkan semester VI penekannya pada penelitian hadis.

Pekuliahan daring di masing-masing kelas berlangsung lancar dalam arti hampir tidak ada kendala yang signifikan. Mahasiswa dapat mengikuti perkuliah secara tertib. Kontrol dilakukan terhadap kehadiran atau partisipasi, respon pada saat sesi interaktif, dan penugasan. Berdasarkan hasil penelitian lain terdapat beberapa keuntungan menggunakan mobile leraning berbasis WhatsApp. Antara lain WhatsApp membantu siswa memperoleh pengetahuan, berdiskusi dan belajar secara aktif, dan berinteraksi dengan mudah daripada pembelajaran tradisional (Grover, Garg, & Sood, 2020). WhatsApp secara positif mendukung tujuan pembelajaran di antara jejaring social lainnya (Zulkanain, Miskon, & Abdullah, 2020). Nilai keterlibatan emosional ditemukan lebih tinggi di platform pesan instan WhatsApp (Andujar & Rodriguez, 2020). Dalam penggunaan WhatsApp ada dampak positif pada perilaku yang mempengaruhi proses pembelajaran, seperti berbagi pengetahuan, persiapan untuk belajar, perhatian, dan partisipasi di kelas (Rahaded, Puspitasari, & Hidayati, 2020).

Sekain itu, terdapat informasi pula bahwa terdapat banyak yang memanfaatkan aplikasi WhatsApp untuk mengembangkan baik model pembelajaran campuran atau tugas online sementara penggunaan Instagram untuk pengembangan pembelajaran masih sangat langka (Andujar, 2020). Grup WhatsApp melaporkan rasa komunitas yang lebih kuat, mahasiswa mengalami tingkat kehadiran social, dan pembelajaran lebih dapat yang dirasakan (Suardika, et al., 2020). Penggunaan WhatsApp yang efektif di kelas memiliki dampak positif untuk menggabungkannya dengan metode atau strategi lain dalam mencapai tujuan (Damanik, 2020). Memang WhatsApp kurang terbuka (Deb, Paul, & Das, 2020), tetapi terbukti efektif dengan ditopang aplikasi lain (Mpungose, 2020).

Kuliah mobile dengan aplikasi WhatsApp diharapkan berlangsung efektif untuk target capaian belajar minimal sampai UTS.


Kesimpulan
WhatsApp terbukti efektif di beberapa tempat untuk kuliah mobile. Efektifitas itu dapat dirasakan dalam beberapa peristiwa kuliah non tatap muka di Jurusan Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Penelitian ini merekomendasikan agar dilakukan evaluasi yang memadai terhadap pemanfaat aplikasi WhatsApp.



Daftar Pustaka


Allagui, B. (2015). Writing through WhatsApp: an evaluation of students writing performance . International Journal of Mobile Learning and Organisation.
Andujar, A. (2020). Analysing WhatsApp and Instagram as Blended Learning Tools . Recent Tools for Computer- and Mobile-Assisted Foreign Language Learning.
Andujar, A., & Rodriguez, J. M. (2020). WhatsApp and Jitsi to Foster Student Engagement in an American-Spanish Telecollaboration Exchange . Recent Tools for Computer- and Mobile-Assisted Foreign Language Learning.
Awada, G., & Wang, S. (2016). Effect of WhatsApp on critique writing proficiency and perceptions toward learning . Journal Cogent Education.
Bensalem, E. (2018). The Impact of Whatsapp on EFL Students' Vocabulary Learning . Arab World English Journal (AWEJ).
Damanik, E. S. (2020). Student Attitude Toward The Use of Whatsapp In EFL Class . Journal of Langguage, Literature, and Education.
Deb, K., Paul, S., & Das, K. (2020). A Framework for Predicting and Identifying Radicalization and Civil Unrest Oriented Threats from WhatsApp Group . In Advances in Intelligent Systems and Computing . Switzerland: Springer.
Fattah, S. F. (2015). The Effectiveness of Using WhatsApp Messenger as One of Mobile Learning Techniques to Develop Students' Writing Skills . Journal of Education and Practice.
Grover, S., Garg, B., & Sood, N. (2020). Introduction of case-based learning aided by WhatsApp messenger in pathology teaching for medical students. Journal of Postgraduate Medicine.
He, W., Xu, G., & Kruck, S. (2014). Online IS Education for the 21st Century . Journal of Information Systems Education.
Holland, A. A. (2019). Effective principles of informal online learning design: A theory-building metasynthesis of qualitative research . Computers & Education.
Huda, M., Maseleno, A., Teh, K. S., Don, A. G., Basiron, B., Jasmi, K. A., . . . Ahmad, R. (2018). Understanding Modern Learning Environment (MLE) in Big Data Era . International Journal of Emerging Technologies in Learning (IJET).
Mohesh, G., & Meerasa, S. S. (2016). Perceptions on M-Learning through WhatsApp application . Journal of Education Technology in Health Sciences.
Mpungose, C. B. (2020). Is Moodle or WhatsApp the preferred e-learning platform at a South African university? First-year students’ experiences . Education and Information Technologies.
Nagler, W., Ebner, M., & Schön, M. (2015). Why Facebook Swallowed WhatsApp. e-Media and Innovate Learning. Canada: Association for the Advancement of Computing in Education (AACE).
Palvia, S., Aeron, P., Gupta, P., Mahapatra, D., Parida, R., Rosner, R., & Sindhi, S. (2018). Online Education: Worldwide Status, Challenges, Trends, and Implications . Journal of Global Information Technology Management.
Panigrahi, R., Srivastava, P. R., & Sharma, D. (2018). Online learning: Adoption, continuance, and learning outcome—A review of literature . International Journal of Information Management.
Rahaded, U., Puspitasari, E., & Hidayati, D. (2020). The Impact of Whatsapp Toward UAD Undergraduate Students’ Behavior In Learning Process . International Journal of Educational Management and Innovation.
Suardika, I. K., Alberth, Mursalim, Siam, Suhartini, L., & Pasassung, N. (2020). Using WhatsApp for Teaching a Course on the Education Profession: Presence, Community and Learning . International Journal of Mobile and Blended Learning (IJMBL).
Tolsteneva, A. A., Gruzdeva, M. L., Katkova, O. V., Prokhorova, O. N., & Lagunova, M. V. (2019). Organizational and Technical Conditions for the Implementation of Educational Programs of the University Using Open Online Courses of the National Platform for Open Education. In Lecture Notes in Networks and System. Switzerland: Springer.
Wijaya, A. (2018). Students’ Responses Toward The Use of Whatsapp In Learning . Teaching and Learning English in Multicultural Context.
Williams, A., Birch, E., & Hancock, P. (2012). The impact of online lecture recordings on student performance . Australasian Journal of Educational Technology.
Zulkanain, N. A., Miskon, S., & Abdullah, N. S. (2020). An adapted pedagogical framework in utilizing WhatsApp for learning purpose . Education and Information Technologies .




Comments

Popular posts from this blog

UIN SGD BANDUNG RAIH PERINGKAT PERTAMA DI INDONESIA VERSI SCIMAGO

PRESTASI

BANDUNG: TOP 10 PUBLIKASI INDEX SCOPUS