DOSEN WAJIB TAHU PEMETAAN RENCANA KERJA UNTUK APLIKASI SERTIFIKASI, REMUNEURASI, DAN SASARAN KINERJA PEGAWAI

  


BANDUNG. Sistem remuneurasi untuk penghargaan kinerja pegawai menerapkan aplikasi di UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Fakultas Ushuluddin menyelenggarakan simulasi sistem remuneurasi di Aula Utama Lantai 4 Jalan AH. Nasution 105 Bandung, Senin, 07 September 2020.

Aplikasi sistem remuneurasi dirancang terintegrasi dengan penghitungan beban kerja. Pegawai di awal tahun semester akan menyiapkan pengisian rencana kerja. Rencana kerja diverifikasi dan disetujui oleh atasan.

Pencapaian kinerja beserta bukti dokumen dibagi dua sektor, yakni sertifikasi dan remuneurasi. Dokumen kelebihan beban sertifikasi didistribusi untuk remuneurasi.

Bagi dosen dilakukan pemetaan sasaran kerja meliputi pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan penunjang. Pemetaan rencana kerja dosen (RKD) diterapkan asas pemerataan untuk kepentingan akreditasi.

Dosen melaksanakan sasaran kinerja berbasis RKD. Pengisian dokumen pencapaian kinerja dilakukan untuk kewajiban sertifikasi. Dokumen kelebihannya untuk remuneurasi. Pencapaian kinerja di akhir tahun dihitung untuk penilaian sasaran kinerja pegawai (SKP).

“Dosen wajib tahu pemetaan rencana kerja untuk aplikasi sertifikasi, remuneurasi, dan sasaran kinerja pegawai. Hal terakhir ini penting untuk berkas kenaikan jabatan akademik,” tutur Wahyudin Darmalaksana, Dekan, didampingi Ali Masrur, Wakil Dekan II.

Simulasi menghadirkan pelatih, Ihwan Aulia Fatahillah, Koordinator BKD/LKD Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Simulasi diperuntukan bagi Tim Task Force (Gugus Tugas) Sertifikasi dan Remuneurasi Fakultas Ushuluddin. Tim ini berjumlah 15 Orang disiapkan bagi pendampingan Dosen. Simulasi dilanjut Jum'at, 10 September 2020 [Yudi].

 

 

Comments

Popular posts from this blog

UIN SGD BANDUNG RAIH PERINGKAT PERTAMA DI INDONESIA VERSI SCIMAGO

PRESTASI

BANDUNG: TOP 10 PUBLIKASI INDEX SCOPUS