Bandung, 02 Juli 2019
Subjek: Ceramah Forum WA
Sifat: Informasi
Perihal: *Perubahan Model Belanja Penelitian dan Publikasi*
Bapak/Ibu jamaah forum WA yang berbahagia
Tadi malam kita membincang pengadaan server jurnal. Ini termasuk belanja modal (asset) tidak bergerak. Besaran pagu akan bergantung spek server.
Di masa depan, belanja penelitian dan publikasi pun demikian. Berdasar Peraturan Presiden tentang Barang dan Jasa (Barjas) serta pengaturan Dirjen Anggaran Kemenkeu RI tentang Standar Biaya Keluaran (SBK), terdapat perubahan belanja penelitian dan publikasi. Semula akun belanja operasional lainnya diubah menjadi belanja modal (asset).
Konsekuensinya, belanja penelitian atau publikasi akan berpulang kepada spek. Misalnya, perbedaan harga spek publikasi Sinta 1, Sinta 2, Sinta 3, Sinta 4, Sinta 5, dan Sinta 6.
Dengan model itu, pengeluaran Negara terukur bergantung harga asset. Contohnya, publikasi opini di media cetak maksimum Rp. 3.000. 000 (di koran level Nasional).
Lantas, apa yang harus disiapkan? Kita harus produktif meneliti dan menulis dan dipublikasikan. Hasilnya akan dibayar oleh perguruan tinggi sebagai asset.
Demikian, terimakasih atas atensinya.
Wahyudin Darmalaksana
Puslitpen LP2M UIN SGD BANDUNG
Subjek: Ceramah Forum WA
Sifat: Informasi
Perihal: *Perubahan Model Belanja Penelitian dan Publikasi*
Bapak/Ibu jamaah forum WA yang berbahagia
Tadi malam kita membincang pengadaan server jurnal. Ini termasuk belanja modal (asset) tidak bergerak. Besaran pagu akan bergantung spek server.
Di masa depan, belanja penelitian dan publikasi pun demikian. Berdasar Peraturan Presiden tentang Barang dan Jasa (Barjas) serta pengaturan Dirjen Anggaran Kemenkeu RI tentang Standar Biaya Keluaran (SBK), terdapat perubahan belanja penelitian dan publikasi. Semula akun belanja operasional lainnya diubah menjadi belanja modal (asset).
Konsekuensinya, belanja penelitian atau publikasi akan berpulang kepada spek. Misalnya, perbedaan harga spek publikasi Sinta 1, Sinta 2, Sinta 3, Sinta 4, Sinta 5, dan Sinta 6.
Dengan model itu, pengeluaran Negara terukur bergantung harga asset. Contohnya, publikasi opini di media cetak maksimum Rp. 3.000. 000 (di koran level Nasional).
Lantas, apa yang harus disiapkan? Kita harus produktif meneliti dan menulis dan dipublikasikan. Hasilnya akan dibayar oleh perguruan tinggi sebagai asset.
Demikian, terimakasih atas atensinya.
Wahyudin Darmalaksana
Puslitpen LP2M UIN SGD BANDUNG