Dalam arahan kepada para rektor yang dilantik, Menag berharap jabatan baru yang diemban adalah jabatan yang senantiasa diberkahi Allah dan mampu diemban.

“Jabatan hakekatnya tidak sekadar kepercayaan melainkan kehormatan. Saudara adalah pimpinan tertinggi di perguruan tinggi kegaaman negeri. Saudara menjadi rujukan, acuan dan teladan bagi seluruh PTKIN yang ada di Indonesia,” kata Menag.

“Tetap jaga dan kembangkan kinerja sebaik baiknya dalam memimpin UIN yang besar ini di tanah air,” lanjut Menag.

Menag menambahkan para rektor harus memahami eksistensi keberadaan PTKIN dalam konteks Indonesia yang begitu strategis.

 “Oleh para pendahulu kehadiran PTKIN dalam rangka menjaga Indonesia dan keislaman yang moderat,” tutur Menag.

PTKI di Indonesia lanjut Menag adalah lembaga pendidikan Islam yang tertinggi dan mengawal agar bangsa yang sangat besar ini senantiasa terjaga dan terpelihara terkait pemahaman keislaman maupun dalam bentuk pengamalan ajaran agama Islam.

“PTKIN adalah bagian yang tak terpisahkan dari Kemenag. Mari kita senantiasa menimplementasikan lima budaya kerja yang menjadi ruh bagi ASN di Kemenag. Saya harap ini betul betul dilakukan di internalisasi PTKIN dan mewujud di setiap aktivitas,” kata Menag.

“Semoga dibawah kepemimpinan saudara UIN semakin berkembang dan maju. Terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada rektor yang lama atas capaian yang telah diberikan,” tutup Menag.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin sangat mengapresiasi UIN SGD Bandung secara khusus, atas berbagai prestasinya

Rumah Moderasi Islam

Prof. Dr. H. Mahmud., M.Si mengucapkan terima kasih kepada Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Sekjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan dan Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam, Kamarudin Amin. “Juga semua pihak yang telah memberikan kepercayaan kembali untuk menjadi Rektor periode 2019-2023,” tegasnya.

Prof. Dr. H. Mahmud., M.Si menegaskan, dengan segala kepercayaan itu “Saya akan berusaha sekuat tenaga untuk terus meningkatkan kualitas UIN SGD Bandung menuju World Class University (WCU),” paparnya.

Prof. Dr. H. Mahmud., M.Si akan berusaha untuk mewujudkan moderasi berislam di lingkungan UIN SGD, “Berkenaan dengan rumah Moderasi Islam itu, bukan sekedar wacana, tapi sudah pada tataran implementasi. Salah satu buktinya, kita sudah punya Rumah Moderasi di Kampus 3. Oleh karenanya kita berharap, nanti Pak Menteri bersedia meresmikan Rumah Moderasi Islam di Kampus 3 UIN SGD Bandung,” pungkasnya.

Comments

Popular posts from this blog

UIN SGD BANDUNG RAIH PERINGKAT PERTAMA DI INDONESIA VERSI SCIMAGO

PRESTASI

CARA MEMBUAT JUDUL PENELITIAN