STRES


Secara psikologis, tertundanya naik jabatan akademik potensial menimbulkan stres. Dalam hal ini, psikolog memiliki tips untuk mengalihkan ke subjek positif disebut pengelolaan stres.

Selebihnya, Allah telah memberi modal bahagia kepada semua manusia sejak azali di alam primordial. Karena itu, tekanan seberat apapun tidak boleh tidak bahagia.

Naik jabatan akademik bukan semata-mata beban personal, melainkan butuh kerja kolektif kemitraan untuk bahu membahu menghimpun dan mengelola segala persyaratan melalui empati. Hal ini pun salah satu peran mengelola stres.

Menurut pepatah "tidak ada kata terlambat". Kita kelola persyaratan untuk memastikan ada langkah maju tahap demi tahap sampai naik jabatan akademik tercapai.

Suatu renungan menuju jabatan akademik profesor. Mulai dari asisten ahli, lektor, dan lektor kepala.


Tabik
Afwan
Salam Takzim

Wahyudin Darmalaksana

🙏🙏🙏

Comments

Popular posts from this blog

UIN SGD BANDUNG RAIH PERINGKAT PERTAMA DI INDONESIA VERSI SCIMAGO

PRESTASI

CARA MEMBUAT JUDUL PENELITIAN