FTK UIN BANDUNG FGD PAI MODERASI BERAGAMA DI SEKOLAH




FTK UIN BANDUNG FGD PAI MODERASI BERAGAMA DI SEKOLAH


Moderasi beragama tengah menjadi isu global. Topik ini menjadi perbincangan serius di Indonesia. Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung mempunyai tugas merumuskan model-model implementasi moderasi beragama.


Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN SGD Bandung melaksanakan Focus Group Discussion (FGD bertajuk “Pendidikan Agama Islam (PAI) Moderasi Beragama Di Sekolah”. Agenda ini berlangsung di Shakti Hotel Bandung, Jum’at, 10 Januari 2020.

FGD berlangsung berkat kerjasama dengan Direktorat PAI Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI.). Hadir dalam kegiatan ini Dr. Rohmat Mulyana Sapdi, M.Pd., Direktur PAI Ditjen Pendis Kemenag RI. “Kami berharap dihasilkan masukan-masukan untuk menyusun pedoman moderasi beragama dalam pengajaran PAI,” ungkap Direktur PAI Ditjen Pendis Kemenag RI.


Prof. Dr. Hj. Aan Hasanah, M.Ed., Dekan FTK UIN SGD Bandung membuka kegiatan ini. “Kegiatan ini terlaksana berkerjasama dengan Kemenag. Kami telah menyusun dokumen PAI moderasi beragama. Dokumen ini akan mendapat tanggapan dari pakar peserta FGD,” sambut Prof. Dr. Hj. Aan Hasanah, M.Ed.  


Menjadi narasumber dalam kegiatan ini Prof. Dr. H. Afif Muhammad, M.A., Guru Besar Filsafat Islam UIN SGD Bandung, Dr. H. Mohamad Athoillah, M.Ag., Kepala Bidang PAI Kanwil Kemenag Propinsi Jawa Barat, dan Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag., Dekan Fakultas Ushuluddin UIN SGD Bandung.



FGD membahas PAI moderasi beragama dari berbagai perspektif. Prof. Dr. H. Afif Muhammad, MA. memberi penguatan pada substansi filsafat Islam dan teologi Islam serta implementasinya dalam pembelajaran PAI moderasi beragama. Dr. H. Mohamad Athoillah, M.Ag. menyampaikan penguatan pada aspek pengaturan pelaksanaan PAI moderasi beragama. Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag. memberikan fokus pada impact pembelajaran PAI moderasi beragama di sekolah terhadap lingkungan kehidupan secara luas.


Peserta FGD menyepakati perlu dirumuskannya pemodelan PAI moderasi beragama. Rekomendasi ini disampaikan Anis Masykur, MA., Kepala Seksi Bina Akademik PAI Direktorat PAI Ditjen Pendis Kemenag RI. “Kami berharap dokumen PAI moderasi beragama dikembangkan meliputi kompetensi inti dan kompetensi dasar,” ujar Anis Masykur, MA.



FGD melibatkan peserta dari kalangan ahli, dosen, guru, para praktisi pendidikan keagamaan Islam berbagai wilayah di Indonesia. Hadir pula struktur dari Direktorat PAI Ditjen Pendis Kemenag RI.


(Yudi)



        


Comments

Popular posts from this blog

UIN SGD BANDUNG RAIH PERINGKAT PERTAMA DI INDONESIA VERSI SCIMAGO

PRESTASI

CARA MEMBUAT JUDUL PENELITIAN