-->

Notification

×

Iklan

Iklan

CARA MEMBUAT KERANGKA BERPIKIR

Sunday, March 29, 2020 | 12:24:00 PM WIB Last Updated 2020-04-05T10:04:36Z









Bagian ini merupakan latihan cara membuat kerangka berpikir. Penyajiannya meliputi tiga bagian, yakni deskripsi kerangka berpikir, bagan kerangka berpikir, dan daftar pustaka.


Kerangka Berpikir
Perang lawan wabah menular, sebagaimana melanda dunia sekarang ini (Shi, et al., 2020), dapat diterapkan sosial distancing yang dirancang untuk mengurangi interaksi antara orang-orang dalam komunitas yang lebih luas, di mana individu mungkin tertular tetapi belum diidentifikasi sehingga belum terisolasi (Smith & Freedman, 2020). Berbagai praktik pencegahan penyakit menular dapat ditelusuri dari sejarah wabah (Long, 2020). Wabah penyakit menular paling membahayakan terkenal dengan pandemic (Sohrabi, et al., 2020). Sukses pencegahan wabah penyakit menular dalam beberapa kasus dilakukan dengan pnerapan social distancing (Handel, Miller, Ge, & Fung, 2020).

Terdapat hadis berkenaan dengan wabah menular (al-Nasir, Muhammad Zuhair ibn Nasir, 1422 H.). Para ulama telah menuliskan syarah pada kitab-kitab kesehatan dan pengobatan dari perspektif hadis (Nurhayati, 2016). Dijelaskan bahwa terdapat berbagai prosedur kesehatan dari hadis Nabi (AR & M, 2014). Nabi Saw mengajarkan arti penting kesehatan (Pasiska, Kamsi, & Wijaya, 2019) hingga kesehatan dalam bentuk yang praktis (Smeer, 2009). Dijelaskan pula bahwa terdapat praktik pengobatan dari pengalaman Nabi Saw. (Alaydrus, 2019). Berkenaan dengan pencegahan wabah menular, hadis Nabi Saw menekankan karantina yang dianggap sebagai cara paling penting untuk mencegah penyebaran penyakit menular di zaman modern (Goje, 2017). Penanganan penyakit epidemi telah dijelaskan dari perspektif Islam (Hakim, 2018).

Hadis memberikan konsep peperangan lawan wabah menular (Hakim, 2018). Secara prinsip, Islam menganut pengobatan preventif atau al-wiqayat dibandingkan dengan pengobatan penyembuhan atau al-'ilaj (Yunus, 2019). Petunjuk hadis telah memberikan sumbangan besar bagi pengembangan kesehatan secara medis (Dalil, 2016). Pelang lawan wabah menular, sebagaimana yang sedang melanda dunia sekarang ini (Mahase, 2020), merupakan subjek medis (L & Shindo, 2020) yang juga menjadi urusan sosial (Long, 2020). Hadi Nabi Saw. memberikan penjelasan konsep social distancing dalam peperangan lawan wabah menular (Darmalaksana, 2020).


Bagan Kerangka Berpikir





Daftar Pustaka

Alaydrus, L. (2019). Tinjauan Hadis tentang Pengobatan Nabi: Studi Kritik Sanad dan Matan Hadis Nabi tentang Pengobatan menggunakan Kurma dan Madu . Al-Munir: Jurnal Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.
al-Nasir, Muhammad Zuhair ibn Nasir. (1422 H.). al-Jami‘ al-Musnad al-ai al-Mukhtaar min Umur Rasulillah alla Allah ‘alaih wasallam wa Sunanih wa Ayyamih. Beirut: Dar Tauq al-Najat.
AR, A., & M, A. (2014). A Review of The Islamic Approach In Public Health Practices. International Journal of Public Health and Clinical Sciences.
Dalil, F. Y. (2016). Hadis-Hadis tentang Farmasi; Sebuah Kajian Integratif dalam Memahami Hadis Rasulullah. Batusangkar International Conference. Batusangkar: IAIN Batusangkar.
Darmalaksana, W. (2020). Corona Hadis. Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Goje, K. (2017). Preventative Prophetic Guidance in Infection and Quarantine. Journal of Ushuluddin.
Hakim, H. (2018). Epidemi dalam Al-Quran: Suatu Kajian Tafsir Maudhu’i dengan Corak Ilmi. Kordinat.
Handel, A., Miller, J., Ge, Y., & Fung, I. C.-H. (2020). If containment is not possible, how do we minimize mortality for COVID-19 and other emerging infectious disease outbreaks?. Medrxiv: The preprint Server for Health Sciences.
Istianah. (2015). Upaya Pelestarian Lingkungan Hidup dalam Perspektif Hadis. Riwayah.
L, H. D., & Shindo, N. (2020). COVID-19: what is next for public health? . The Lancet.
Long, N. J. (2020). From social distancing to social containment: reimagining sociality for the coronavirus pandemic. Medicine Anthropology Theory.
Mahase, E. (2020). Coronavirus: covid-19 has killed more people than SARS and MERS combined, despite lower case fatality rate. The BMJ.
Nurhayati. (2016). Kesehatan dan Perobatan dalam Tradisi Islam: Kajian Kitab Shahih Al-Bukhari. Ahkam.
Pasiska, Kamsi, N., & Wijaya, R. (2019). Menjaga Kesehatan Mental dengan Pendekatan Shalat: Analisis Sanad dan Matan Hadis. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam.
Shi, H. H., Jiang, N., Cao, Y., Alwalid, O., Gu, J., Fan, Y., & Zheng, C. (2020). Radiological findings from 81 patients with COVID-19 pneumonia in Wuhan, China: a descriptive study. The Lancet Infectious Diseases.
Smeer, Z. B. (2009). Kajian Hadis·Hadis Etika Makan Ditinjau dari Aspek Kesehatan. el-Harakah.
Smith, A. W., & Freedman, D. O. (2020). Isolation, quarantine, social distancing and community containment: pivotal role for old-style public health measures in the novel coronavirus (2019-nCoV) outbreak. Journal of Travel Medicine.
Sohrabi, C., Alsafi, Z., O'Neil, N., Khan, M., Kerwan, A., Al-Jabir, A., . . . Aghad, R. (2020). World Health Organization declares global emergency: A review of the 2019 novel coronavirus (COVID-19). International Journal of Surgery.
Yunus, P. (2019). Islamic Integration and Health: An Approach to Prophetic Medicine. Journal of Research and Multidisciplinary.







×
Berita Terbaru Update