UJIAN KOMPREHENSIF FAKULTAS USHULUDDIN UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG







Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum, Wr. Wb.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H. mohon maaf lahir dan batin.

Kami ucapkan terimakasih kepada Bapak/Ibu Dosen atas kesediannya melaksanakan tugas sebagai penguji ujian komprehesif. Kami ucapkan selamat kepada Mahasiswa peserta Ujian Komprehensif. Kepada panitia pelaksana, kami ucapkan terimaksih atas berbagai persiapan.

Ujian Komprehensif dilangsungkan di tengah-tengah situasi pandemic Covid-19. Suatu situasi yang memaksa kita semua untuk melaksanakan berbagai aktivitas dari rumah. Meskipun demikian, semoga situasi tersebut tidak mengurangi substansi dan marwah akdemik Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Berkenaan dengan Ujian Komprehensif, mohon perkenan dari Bapak/Ibu/Saudara/I untuk menyampaikan gambaran umum di bawah ini;

Nama Kegiatan:
Ujian Komprehensif Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tahun 2020.

Tujuan:
1.     Menguji kelayakan pengetahuan (knowledge) komprehensif mahasiswa;
2.    Menilai kemampuan akademik mahasiswa dalam aspek pemikiran Islam (Islamic thought), Dirosah Islamiyah (Islamic Studies/Islamic theology), dan kompetensi/keahlian (competence/expertise) bidang studi (Jurusan);
3.    Menyiapkan mahasiswa yang mumpuni dan unggul di bidang pemahaman ilmu-ilmu Islam, ilmu-ilmu Ushuluddin, dan spesifik ilmu-ilmu bidang studi Jurusan.

Sasaran:
Mahasiwa yang telah menyelesaikan seluruh mata kuliah dan dinyatakan memenuhi syarat administartif sebagai peserta Ujian Komprehensif pada Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Materi Ujian Komprehensif:
1.    Pemikiran Islam (Islamic thought)
Pemikiran (ide, gagasan) telah berlangsung di dunia Islam, sejak masa klasik, modern, dan kontemporer. Mula-mula pemikiran dilontarkan oleh filsuf, teolog, sufi, dan/atau tokoh pemikir muslim. Kemudian pemikiran tersebut menyebar hingga menjadi paradigma atau world view (pandangan dunia). Pemikiran biasanya timbul untuk merespon permasalahan situasi dan zaman yang mengalami perubahan sangat cepat. Mahasiswa dapat menguasai berbagai pemikiran Islam yang terus mengalami perkembangan.
2.   Dirosah Islamiyah (Islamic Studies/Islamic theology)
Dirosah Islamiyah secara umum dapat dipahami sebagai Islamic Studies (Studi Islam). Secara spesifik, Dirosah Islamiyah dapat dipahami sebagai teologi Islam yang menjadi basis ilmu-ilmu Ushuluddin. Dirosah Islamiyah dapat ditinjau dari aspek seluk-beluk, aliran, dan perkembangan. Mahasiswa dapat memahami historis, teori-teori, konsep-konsep, pandangan/paham, nilai-nilai inti iman (berpulang pada aliran teologis), dan ekspresi keberimanan Islam dalam realita kehidupan.   
3.   Kompetensi/keahlian (competence/expertise) Bidang Studi Jurusan
Bidang ini lebih spesifik lagi berkenaan dengan kompetensi dan/atau keahlian Jurusan. Mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman terhadap teori-teori utama bidang studi/Jurusan. Teori disebut pula postulat yang terdapat di dalam rujukan-rujukan utama (babon, turats). Bidang kompetensi/keahlian bagi mahasiswa jurusan berkenaan dengan pemahaman terhadap ontologi, teori dasar (teori besar, teori utama), epistemologi, metodologi, metode-metode khas, perangkat analisis, dan pendekatan-pendekatan. Kompetensi/keahlian berperan dalam membentuk mahasiswa Jurusan pada aspek pemahaman, pemikiran, sikap, perilaku, dan kemampuan skill mahasiswa dalam penggunaan ilmu-ilmu Jurusan sebagai perspektif, alat analisis, dan pendekatan. Kompetensi/keahlian Jurusan menjadi distingsi (kekhasan) masing-masing Jurusan di lingkungan Fakultas Ushuluddin.

Pelaksanaan:
Ujian komprehensif dilaksanakan pada Kamis, 28 Mei 2020 Pukul 13.00-16.30 WIB. (sebelumnya, Pukul 10.00-11.40 WIB. agenda Halal bi Halal UIN Sunan Gunung Djati Bandung). Peserta komprehensif 67 Mahasiswa dan penguji 36 Dosen.

Media Komprehensif:
Ujian Komprehensif dilaksanakan secara on line dengan mengutamakan penggunaan aplikasi interenal e-Knows UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Komprehensif dapat menggunakan media lain, seperti Video Call WhatApp Group, Zoom Meeting, dan Google Meeting.

Teknis Pelaksanaan:
Jika menggunakan Video Call WhatApp Group, maka penguji dan peserta membuat Grup WhatApp maksimal 8 (delapan) Orang. Penguji dan peserta membuat kesepakatan tentang jam/waktu pelaksanaan (dalam hal ini dihindari benturan waktu dengan penguji lainnya). Sebagai simulasi dapat diterapkan hal berikut: Penguji I Jam 13.00-14.00 WIB., Penguji II Jam 14.00-15.00 WIB., dan Penguji III Jam 15.30-16.30 WIB.

Penilaian:
Penilaian dilakukan secara otonom oleh Dosen penguji berdasarkan otoritas keahlian dengan skala A, B, C, D, dan E (sesuai dokumen standard of operating procedure). Nilai dari 3 (tiga) penguji akan dikumulatif oleh panitia pelaksana setara 2 SKS dan disampaikan kepada peserta melalui email.


Paparan di atas adalah gambaran umum berkenaan dengan Ujian Komprehensif. Hal-hal lain yang tidak/belum disinggung tentu kembali kepada pedoman akademik dan otoritas Majlis sesuai SOP Ujian Komprehensif. Semoga pelaksanaan Ujian Komprehensif yang berperan untuk “membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan dunia” berjalan aman, tertib, terkendali, berhasil, dan sukses. Amin Ya Rabb al-Alamin…

Wassalamu’alaikum, Wr. Wb.


Bandung, 27 Mei 2020
Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Dekan,
Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag.


Comments

Popular posts from this blog

UIN SGD BANDUNG RAIH PERINGKAT PERTAMA DI INDONESIA VERSI SCIMAGO

PRESTASI

CARA MEMBUAT JUDUL PENELITIAN