REKOR MURI EPISENTRUM PERADABAN PENGUKUHAN 13 GURU BESAR UIN BANDUNG

 

 


 
BANDUNG- Ada episentrum perdaban di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Episentrum sendiri adalah titik pada permukaan bumi yang terletak tegak lurus di atas pusat gempa yang ada di dalam bumi.
 
Pernyataan tersebut dikemukakan oleh ProfDr. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T., Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI. (Kemenag RI.) saat menyampaikan orasi pada acara “Pengukuhan 13 Guru Besar” UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Dirjen Pendis Kemenag RI. hadir didampingi oleh Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag., Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag RI.


“Ini sebuah episentrum peradaban, dan tentu semua ini bukan pencapaian yang instan. Tapi dilalui melalui proses yang panjang. Saya juga mendengar ada 70 artikel mahasiswa semester I tembus publikasi ilmiah melalui konferensi internasional,” ungkap Dirjen Pendis Kemenag RI.
 
“Beberapa hal yang paling utama untuk mengisi ruang-ruang literasi, yaitu kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan fisik, dan kecerdasan spiritual. Adapun ruang agregasi dari semua itu bermuara pada kebijaksanaan sebagai tema besar,” tegas ProfDr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP, M.T.
 
“Selamat untuk seluruh profesor. Selalu berhati-hati karena ucapan akan menjadi ilmu dan tindakan pasti menjadi contoh. Jangan berhenti belajar sebab berhenti belajar maka kematian hakiki. Sedangkan mereka yang terus belajar maka pasti memiliki masa depan,” lanjut Dirjen Pendis Kemenag RI.


Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung memberikan pidato pengukuhan. “Melalui pengukuhan ini anggap knowledge telah selesai. Selanjutnya, hal paling utama adalah kearifan atau wisdom,” papar Rektor.
 
“Secara epistemologi, ilmu dihasilkan melalui jihad, sedangkan kebijaksanaan diperoleh melalui mujahadah hingga menuju sampai ma’rifah. Dengan semua ini, maka profesor akan menjadi solusi untuk bangsa. Oleh karena itu, kuatkan ilmu dan lanjutkan kearifan,” tegas Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si.


Rektor mengilustrasikan nasihat dari Sang Guru. “Sebutir padi ketika menjadi nasi pasti ada banyak orang yang terlibat. Mulai pemilik lahan, petani, tumbuh menjadi padi, dan terus hingga diolah menjadi nasi. Di situ pasti banyak pihak yang terlibat. Kampus ini telah memberikan banyak hal berharga sehingga seseorang menjadi sukses dan berhasil. Karena itu, pikiran, tenaga, dan segala hal yang kita miliki dedikasikanlah untuk kampus,” lanjut Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung.


Rapat Sidang Terbuka Pengukuhan 13 Guru Besar dibuka oleh Prof. Dr. H. Nanat Fatah Natsir, M.Si., Ketua Senat, yang didampingi oleh Prof. Dr. Idzam Fautanu, MA., Sekretaris Senat UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Adapun 13 Guru Besar di bawah ini:
  1. Prof. Dr. H. M. Subandi, Drs., Ir., MP.
  2. Prof. Dr. Hj. Ulfiah , M.Si.
  3. Prof. Dr. Yadi Janwari, MA.
  4. Prof. Dr. H. Nana Herdiana Abdurrahman, SE.Ak., MM.
  5. Prof. Dr. H. Ah Fathonih, M.Ag.
  6. Prof. Dr. H. Koko Komaruddin, M.Pd.
  7. Prof. Dr. H. Sahya Anggara, M.Si.
  8. Prof. Dr. Hj. Endah Ratnawaty Chotim, Dra., M.Ag., M.Si.
  9. Prof. Dr. H. Badruzzaman M.Yunus, MA.
  10. Prof. Dr. H. Tedi Priatna, M.Ag.
  11. Prof. Dr. H. Jaja Jahari, M.Pd.
  12. Prof. Ahmad Ali Nurdin, MA., Ph.D.
  13. Prof. Dr. Fauzan Ali Rasyid, S.Ag., M.Si.
Para Guru Besar menyampaikan orasi ilmiah. Dikemukakan berbagai temuan dalam bidang Pendidikan, Hukum Islam, Psikologi, Kebijakan Publik, Manajemen, Pertanian, dan lain-lain. Orasi ilmiah para Guru Besar berlangsung mulai pukul 08.00-13.00 WIB.


Pengukuhan 13 Guru Besar berhasil mencatat Rekor MURI (Museum Rekor Indonesia). “Ini merupakan dedikasi intelektual yang menjadi sumbangsih bagi negara dan bangsa Indonesia. Sehingga tercatat pecahkan rekor pengukuhan terbesar di lingkungan pendidikan tinggi keagamaan se-Indonesia,” tutur Jaya Suprana, pendiri MURI.
 
Hadir pada acara ini sekitar 300 orang dari jajaran pimpinan, para anggota senat, akademisi, dan keluarga. Acara berlangsung live secara virtual yang dipusatkan di Aula Anwar Musaddad Kampus I UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jalan AH. Nasution 105 Bandung, Indonesia, Rabu, 25/11/2020 [Yudi].
 


Comments

Popular posts from this blog

CARA MEMBUAT JUDUL PENELITIAN

CARA MENENTUKAN JUDUL PENELITIAN SKRIPSI

CARA MENULIS PEMBAHASAN PENELITIAN