HEBAT MAHASISWA UIN BANDUNG KONFERENSI INTERNASIONAL IMUN DI INDIA

 

 
International Model United Nations (IMUN) menyatukan pemuda dari seluruh dunia untuk belajar dan berbagi ide dari beragam pengalaman dan latar belakang di mana Dewan Eksekutif, Pers Internasional dan Delegasi Internasional berkonsolidasi untuk belajar tentang diplomasi, hubungan internasional, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

 
Bernama Muhamad Yoga Firdaus, Mahasiswa Semester VII Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin (FU) UIN Sunan Gunung Djati Bandung. “Alhamdulillah paper saya terpilih dan berkesempatan menjadi presenter di IMUN 2020, meskipun berlangsung secara daring. Saya bangga menjadi mahasiswa Indonesia,” ujar Yoga di sela-sela konferensi online, Sabtu, 05 Desember 2020.


Sesuai dengan semangat Perserikatan Bangsa-Bangsa, IMUN berupaya untuk mendorong forum konstruktif untuk dialog terbuka tentang masalah global yang kompleks, termasuk perdamaian dan keamanan internasional serta kemajuan ekonomi dan sosial. IMUN menekankan pemeriksaan mendalam dan penyelesaian masalah mendesak dengan menekankan proses daripada hasil. Namun, dengan kekuatan besar datanglah tanggung jawab yang besar. Ada batasan untuk negosiasi, terutama ketika diplomasi internasional dan kepentingan besar terlibat. Penyelenggara berharap melalui IMUN mahasiswa dapat belajar pentingnya menyeimbangkan kepentingan nasional dengan kebutuhan dunia internasional.

 
“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua delegasi karena telah menjadi bagian dari IMUN dan menjadi agen perubahan. Bersama-sama mari terus menjadi bagian dari perjalanan dalam pembentukan para pemimpin,” ungkap Mohneesh Bhardwaj, Executive Chairman, India, pada laman IMUN 2020.


Wahyudin Darmalaksana, yang akrab dipanggil "Yudi" menyatakan, “Ini panggung pembelajaran Kampus Merdeka. Go outside the classroom for a swim in the open ocean! Pasti segera kami lapor perkembangan ini ke Pak Rektor,” ungkap Yudi Dekan FU melalui pesan selular [Buleud].

BERITA TERKAIT: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12.


Comments

Popular posts from this blog

CARA MEMBUAT JUDUL PENELITIAN

CARA MENENTUKAN JUDUL PENELITIAN SKRIPSI

CARA MENULIS PEMBAHASAN PENELITIAN