Dekan: "Kalau Punya Start-Up Digital, Mahasiswa Boleh Nggak Kuliah"




Fakultas harus dukung Start-Up Digital mahasiswa. Ini dikemukakan Dekan Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

"Baginda Nabi itu saudagar. Kita harus punya agenda ekonomi kreatif," ujar Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag., Dekan Ushuluddin selepas Idul Fitri di Mesjid Al-Ikhlas Jalan AH. Nasution 35 Bandung, Kamis, 13 Mei 2021.

Dipastikan ada mahasiswa yang punya Start-Up Digital. "Mereka boleh nggak kuliah, merdeka belajar. Kampus merdeka harus dukung hal itu," tegas Yudi sapaan akrab Dekan.

Dekan akan minta Wakil Dekan I, Dr. Radea Juli A. Hambali, M.Hum., mengatur mekanisme melalui koordinasi dengan Wakil Rektor I melibatkan jajaran Jurusan (program studi). Juga berharap Wakil Dekan II, Dr. Ali Masrur, M.Ag., undang profesional pelatih. Adapun Wakil Dekan III mendata Start-Up Digital mahasiswa.

"Jurusan bisa berperan meninjau neraca. Ideal bila tumbuh Star-Up yang sehat. Hari ini tidak sedikit mahasiswa sedang menjadi pemain marketing digital," pungkas Yudi (Widodo).

Comments

Popular posts from this blog

CARA MEMBUAT JUDUL PENELITIAN

CARA MENENTUKAN JUDUL PENELITIAN SKRIPSI

60 Ranking Perguruan Tinggi Di Indonesia