Manfaat Publikasi Ilmiah

 
 


 
“No one is reading you,” Asit K. Biswas dan Julian Kirchher (The Strait Times, 11/4/2015). Ungkapan ini dinukil oleh Eunike Sri Tyas Suci (Kompas, 25/9/ 2021) terkait dengan proses penilaian artikel ilmiah. Juga dikutip oleh Satryo Soemantri Brodjonegoro (Kompas, 30/9/2021) pada judul manfaat publikasi ilmiah.
 
Menurut Satryo Soemantri Brodjonegoro, publikasi ilmiah dihasilkan lewat kegiatan penelitian yang memenuhi kaidah ilmiah yang bersifat universal, yang mengedepankan kebenaran dan kejujuran. Untuk akuntabilitas publik, kegiatan penelitian seyogianya memberikan manfaat jangka pendek dan jangka panjang.
 
Bagi Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia ini, dalam jangka pendek, penelitian seyogianya mampu menghasilkan bukti ilmiah yang dapat dijadikan basis formulasi kebijakan oleh pemerintah untuk kepentingan masyarakat dan negara. Dalam jangka panjang penelitian seyogianya mampu menghasilkan berbagai pengetahuan baru yang bermanfaat bagi kemanusiaan.
 
Wahyudin Darmalaksana, Pegiat Kelas Menulis menyatakan, hari ini mungkin hasil publikasi akademisi belum terbaca. Sungguh pun demikian, himpunan publikasi ilmiah pasti membentuk konstruksi pengatahuan dari sebuah upaya akademisi dalam produksi pengetahuan. Lebih dari itu, pendidikan tinggi diperankan untuk melakukan knowledge sharing, Kamis, 30/9/2021 [Widodo].
 
 

 

Comments

Popular posts from this blog

CARA MEMBUAT JUDUL PENELITIAN

CARA MENENTUKAN JUDUL PENELITIAN SKRIPSI

CARA MENULIS PEMBAHASAN PENELITIAN