-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Menulis Kalimat Pernyataan Visi Menjadi Langkah Pertama dalam Penulisan Karya Ilmiah

Sunday, July 31, 2022 | 6:11:00 PM WIB Last Updated 2022-09-21T09:20:23Z

 







Andrea M. Armani
Professor University of Southern California
 

 

 



Ada tulisan menarik dari Andrea Martin Armani, profesor pada University of Southern California. Tulisannya berjudul “Simple Steps to Writing a Scientific Paper,” diliris pada laman SPIE 1 Januari 2020. Armani sering melatih penulisan karya ilmiah untuk para siswa.

Armani memberikan pelatihan penulisan karya ilmiah dengan memulai langkah pertama, yaitu “Write a Vision Statement” (Tulis Pernyataan Visi). Pada dasarnya, istilah pernyataan visi merupakan hal yang tidak umum didengar dalam kegiatan-kegiatan pelatihan penulisan karya ilmiah di Indonesia. Istilah visi di tanah air umumnya digunakan untuk pernyataan cita-cita perusahaan, bukan dalam penulisan karya ilmiah. Sehingga penggunaan penyataan visi menjadi tantangan tersendiri untuk dipahami sebagai landasan praktik dalam latihan penulisan karya ilmiah.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), visi adalah: 1) kemampuan untuk melihat pada inti persoalan; 2) pandangan atau wawasan ke depan; 3) kemampuan untuk merasakan sesuatu yang tidak tampak melalui kehalusan jiwa dan ketajaman penglihatan; 4) apa yang tampak dalam khayalan; 5) penglihatan; pengamatan. Berdasarkan arti-arti ini, istilah visi dalam penulisan karya ilmiah mulai ada titik terang. Secara sederhana, istilah visi dalam penulisan karya ilmiah dapat saja diartikan dengan inti persoalan --dari sebuah penglihatan atau pengamatan-- yang jawabannya menjadi proyeksi tawaran gagasan di masa depan.

Suatu ketika pada 20 Juli 2022 berlangsung pelatihan penulisan karya ilmiah untuk 30 mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Walisongo Semarang. Pelatihan ini berusaha mengadaptasi anjuran Prof. Andrea M. Armani yang berusaha praktik menyusun pernyataan visi dalam pengertian yang telah dikemukakan di atas. Adapun contoh-contoh pernyataan visi di bawah ini:
  • Makna denotatif hijrah dalam mediatisasi ayat al-Qur’an di Instagram, Facebook, dan Twitter
  • Anomali pemikiran ontologi filsafat Alain Badiou menurut nalar burhaniah abad klasik Islam
  • Nihilisme meme-meme kepribadian introvert dalam media Instagram perspektif spritualitas Islam
  • Dialektika Islam dan kearifan lokal dalam konstruksi sosial moderasi beragama di Indonesia
  • Makna makna simbolik seni dekoratif Islam, Cina, dan Jawa dalam arsitektur Sam Poo Kong di Semarang
Contoh pernyataan visi lainnya di bawah ini:
  • Ijazah dalam transmisi hadis era kontemporer
  • Self-healing melalui mediatisasi ayat Al-Qur'an di Instagram
  • Konstruksi sosial moderasi beragama di Indonesia
  • Perang melawan Covid-19 perspektif filsafat dan teologi Islam
  • Spiritualitas kaum millenial dalam masyarakat 5.0 perspektif tasawuf.

Ternyata 30 mahasiswa peserta pelatihan penulisan karya ilmiah dapat beradaptasi dalam latihan menyusun pernyataan visi. Bisa jadi peserta pelatihan memahami pernyataan visi halnya topik, tema, atau judul penelitian. Hanya saja bukan sekedar topik, tema, atau judul, melainkan terasa sekali bahwa pesan utama dari penyataan visi tampak kuat. Pesan utama dari pernyataan visi mencakup banyak hal, yakni: 1) inti pesoalan atau fokus utama atau fokus studi; 2) bidang ilmu atau lingkup keilmuan; 3) Teori yang akan digunakan sebagai landasan dalam pembahasan; 4) Metode penelitian yang akan digunakan dalam pelaksanaan penelitian; dan 5) Perspektif yang akan diterapkan dalam analisis temuan penelitian sebagai penawaran gagasan. Selebihnya, tampak pula kebaruan dan orisinalitas sebuah karya ilmiah.

Pasalnya, pernyataan visi haruslah ditulis dalam satu kalimat lengkap, seperti contoh-contoh di atas. Kelas Menulis di Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung mencoba menguji kelengkapan kalimat pernyataan visi. Parameter pengujiannya adalah keselarasan dengan kalimat permasalahan utama, rumusan masalah, dan tujuan penelitian. Adapun contoh cara pengujian kelenggkapan pernyataan visi di bawah ini:
  • Pernyataan visi: Makna denotatif hijrah dalam mediatisasi ayat al-Qur’an di Instagram, Facebook, dan Twitter
  • Permasalahan utama: Permasalahan utama penelitian ini adalah terdapat makna denotatif hijrah dalam mediatisasi ayat al-Qur’an di Instagram, Facebook, dan Twitter
  • Rumusan masalah: Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana makna denotatif hijrah dalam mediatisasi ayat al-Qur’an di Instagram, Facebook, dan Twitter
  • Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk membahas makna denotatif hijrah dalam mediatisasi ayat al-Qur’an di Instagram, Facebook, dan Twitter
Contoh lain:
  • Pernyataan visi: Nihilisme meme-meme kepribadian introvert dalam media Instagram perspektif spritualitas Islam
  • Permasalahan utama: Permasalahan utama penelitian ini adalah terdapat nihilisme meme-meme kepribadian introvert dalam media Instagram perspektif spritualitas Islam
  • Rumusan masalah: Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana nihilisme meme-meme kepribadian introvert dalam media Instagram perspektif spritualitas Islam
  • Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk membahas nihilisme meme-meme kepribadian introvert dalam media Instagram perspektif spritualitas Islam
Contoh lain lagi:
  • Pernyataan visi: Anomali pemikiran ontologi filsafat Alain Badiou menurut nalar burhaniah abad klasik Islam
  • Permasalahan utama: Permasalahan utama penelitian ini adalah terdapat anomali pemikiran ontologi filsafat Alain Badiou menurut nalar burhaniah abad klasik Islam
  • Rumusan masalah: Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana anomali pemikiran ontologi filsafat Alain Badiou menurut nalar burhaniah abad klasik Islam
  • Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk membahas anomali pemikiran ontologi filsafat Alain Badiou menurut nalar burhaniah abad klasik Islam
Begitu contoh-contoh pengujian kalimat pernyataan visi. Apabila kalimat pernyataan visi selaras dengan kalimat permasalahan utama, rumusan masalah, dan tujuan penelitian --dengan cara copy paste, maka visi penelitian dinilai Clear. Sebalinya, bila kalimat pernyataan visi tidak selaras dengan kalimat permasalahan utama, rumusan masalah, dan tujuan penelitian --ketika dilakukan copy paste (seperti cara dalam contoh di atas), maka visi penelitian dianggap tidak clear. Tidak clear dalam arti tidak selaras yang dapat dipahami pula bahwa visi penelitian kalimatnya dipandang masih rancu, tidak tepat.
 
Prof. Andrea Martin Armani menuturkan, tulislah kalimat pernyataan visi. Kalimat pernyataan visi ini menjadi fokus yang akan diulang dalam penulisan pendahuluan dan pembahasan, implikasi, dan hasil akhir di kesimpulan. Ditegaskan bahwa  kalimat pernyataan visi inilah yang akan memastikan penulisan karya ilmiah tuntas. Berdasarkan hal ini, Kelas Menulis Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung mencoba menerapkan latihan penulisan karya ilmiah (artikel ilmiah) dengan dimulai dari pernyataan visi. Selama ini, latihan dimulai dengan topik, formula penelitian, dan permasalah utama. Di dalam kalimat penyataan visi ada semacam asumsi yang hendak dijawab oleh peneliti dengan teori dan metode dalam lingkup ilmu tertentu dan jawaban atas asumsi tersebut merupakan penawaran gagasan di masa depan, baru dan orisinal. Pernyataan visi layak dipopulerkan dalam memulai penulisan artikel ilmiah.
 
 
Bandung, 31 Juli 2022
Wahyudin Darmalaksana, Pegiat Kelas Menulis Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung
 
 
 

×
Berita Terbaru Update