-->

Notification

×

Iklan

Iklan

1015 Publikasi Ilmiah Mahasiswa UIN Bandung Menjadi Destinasi Baru Knowledge Management

Tuesday, June 13, 2023 | 9:07:00 AM WIB Last Updated 2023-06-13T02:09:50Z
 
 
 


 

 

Publikasi mahasiswa menjadi destinasi knowledge management. Destinasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah tempat tujuan. Istilah destinasi lazim digunakan dalam pariwisata yaitu tujuan wisata.
 
Sedangkan knowledge management (manajemen pengetahuan) dipahami dalam beberapa pengertian. Antara lain proses identifikasi, organisasi, penyimpanan, dan penyebaran informasi atau pengetahuan (Nadiyah Rahmalia, 2021). Manajemen pengetahuan lazim digunakan oleh perusahaan untuk meningkatkan kualitas bisnis.
 
Pendidikan tinggi memiliki inti bisnis (core business) kurikulum. Salah satu proses dan produk kurikulum pendidikan tinggi yaitu publikasi ilmiah berupa penerbitan artikel di jurnal ilmiah yang dihasilkan oleh akademisi, baik dosen maupun mahasiswa.
 
Sejak 2020 sampai 12 Juni 2023, sebanyak 1015 artikel mahasiswa berhasil terbit di jurnal ilmiah. Publikasi ilmiah ini dihasilkan oleh kalangan mahasiswa Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
 
Publikasi ilmiah mahasiswa jenjang sarjana masih terbilang langka di tanah air. Mahasiswa jenjang sarjana ini belum diarahkan melakukan publikasi ilmiah secara massif, kecuali pencapaian melalui kemitraan bersama dosen. Praktis, pencapaian 1015 publikasi ilmiah mahasiswa merupakan destinasi baru.
 
Destinasi baru ini relevan menjadi subjek manajemen pengetahuan. Dimulai dari proses identifikasi, seperti author (penulis), bidang dan rumpun ilmu, topik, masalah, teori, metodologi, hasil dan pembahasan, simpulan, dan kontribusi. Termasuk indentifikasi jurnal sasaran mencakup jurnal nasional, jurnal terakreditasi nasional, dan jurnal internasional reputasi global.
 
Lalu, organisasi melalui berbagai skala mencakup gender, semester, program studi, angkatan, dan sebagainya. Selanjutnya, penyimpanan yang senyatanya telah tersimpan secara digital di bigdata dalam platform Google Scholar. Akan tetapi, penyimpanan secara ekslusif perlu dipertimbangkan untuk pemeliharaan dan pengakukan regim hak kekayaan intelektual, data kepustakaan, dan apresiasi serta anugerah prestasi.
 
Selebihnya, penyebaran informasi atau pengetahuan untuk kepentingan strategis. Seperti pengambilan kebijakan oleh pengampu kepentingan, sitasi ilmiah, dan pengembangan ilmu pengetahuan. Tentu saja aktualisasi knowledge management dalam arti yang sesungguhnya tidak sesederhana menurut paparan di atas, di mana hal itu memerlukan pemetaan secara lebih serius.
 
Di atas semua itu, manajemen pengetahuan pencapaian publikasi ilmiah mahasiswa berperan besar untuk meningkatkan kualitas produksi ilmu pengetahuan. Di sini, penting pemetaan apa yang telah dihasilkan, apa yang perlu diraih, dan apa yang belum tercapai. Oleh karena itu, 1015 publikasi ilmiah mahasiswa tegas menjadi pusat destinasi baru [].
 
 
 
Wahyudin Darmalaksana, Founder Kelas Menulis di Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung
 
×
Berita Terbaru Update