-->

Notification

×

Iklan

Iklan

3 Sebab Mengapa Mahasiswa Disebut Hebat Banget

Wednesday, August 16, 2023 | 9:08:00 PM WIB Last Updated 2023-08-17T05:51:36Z


Hidayatul Fikra & Fitriani, Fasilitator Kelas Menulis Sentra Publikasi Indonesia
 
 
 
Hebat banget, kereen abis, dahsyat, dan luar biasa ketika mahasiswa S1 artikelnya berhasil menembus jurnal ilmiah. Disebut demikian karena menulis artikel dan kemudian berhasil terbit di jurnal ilmiah dibutuhkan motivasi, kemandirian, dan otoritas.
 
 
1. Motivasi
Motivasi adalah dorongan yang timbul pada diri seseorang secara sadar atau tidak sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu. Motivasi seseorang biasanya timbul dan tenggelam dalam upaya mencapai tujuan yang hendak diraihnya. Kadang motivasi muncul bila ada hadiah dan kadang ia (motivasi) hilang oleh faktor-faktor tertentu yang tidak perlu. Penting sekali setiap orang teguh pada tujuan yang hendak dicapainya meskipun kadang-kadang motivasi hilang.
 
Begitu pula menulis artikel ilmiah butuh motivasi yang konstan dari dalam diri. Dalam hal ini motivasi bisa dibangkitkan untuk mengasah skills (keterampilan) dan mengembangkan kapasitas dalam penulisan artikel ilmiah. Selebihnya, juga menjadi motivasi bila artikel yang ditulisnya bisa tembus di jurnal ilmiah. Ketika artikel mahasiswa tembus di jurnal ilmiah, maka hal itu merupakan prestasi dan kebanggaan.
 
Sudah bisa dipastikan, mahasiswa S1 yang artikelnya berhasil tembus di jurnal ilmiah, pastilah mereka memiliki motivasi atau kebutuhan untuk berhasil.
 
 
2. Kemandirian
Kemandirian adalah hal atau keadaan dapat berdiri sendiri tanpa bergantung pada orang lain. Kemandirian sangat dibutuhan dalam praktik penulisan artikel sesuai struktur dan prosedur.
 
Kemandirian juga dibutuhkan dalam menyiapkan pernyataan visi penelitian. Suatu proyeksi untuk masa depan sebagai kontribusi dari pemecahan masalah. Dari sini topik dibangun dan nanti terakhir menentukan judul artikel ilmiah. Termasuk butuh kemandirian dalam menerapkan manajemen sitasi seperti Mendeley, melakukan validitas sumber rujukan, dan memastikan kerapian penulisan sehingga terhindar dari kesalahan-kesalahan teknis seperti typo. Juga kemandirian dalam pengiriman (submission) artikel melalui open journal system, merevisi artikel (paper) setelah dilakukan tinjauan oleh editor dan reviewer jurnal, dan mengirim ulang naskah artikel hasil revisi dan penyempurnaan.
 
 
3. Otoritas
Secara sederhana, otoritas adalah hak untuk bertindak. Jika mahasiswa mampu menembus jurnal ilmiah, berarti ia memiliki otoritas (hak untuk bertindak) sesuai kompetensi keilmuan dan keahliannya dalam menghasilkan karya ilmiah. Bagi seorang akademisi, otoritas sangat dibutuhkan untuk mempersembahkan karya sesuai kapasitas keterampilan dan kompetensi keilmuan, termasuk publikasi artikel di jurnal ilmiah.
 
 
Sejak 2020, Kelas Menulis Sentra Publikasi Indonesia bergerak dalam pelatihan penulisan artikel ilmiah, khusus mahasiswa. Targetnya agar mahasiswa S1 belajar dengan penuh kesungguhan untuk menumbuhkan motivasi, kemandirian, dan memiliki otoritas dalam publikasi ilmiah.
 
 
Bandung, 15 Agustus 2023
Hidayatul Fikra & Fitriani, Fasilitator Kelas Menulis Sentra Publikasi Indonesia

 

×
Berita Terbaru Update