EVALUASI PRAKTIKUM USHULUDDIN UIN BANDUNG



Praktikum mendapat perhatian serius. Dia merupakan subsistem dari perkuliahan. Dilaksanakan secara terstuktur dan terjadwal. Agar mahasiswa menguasai keterampilan tertentu.

Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung menerapkan empat jenis praktikum, yaitu praktek ibadah, praktek tilawah, praktek bahasa, dan praktek profesi. Setiap fakultas memiliki pola pengembangan.

Fakultas Ushuluddin menggelar evaluasi praktek ibadah dan praktek tilawah. Meliputi materi, bimbingan, dan penilaian.

Materi diambil dari sumber yang disepakati. Bimbingan dan penilaian dilaksanakan oleh dosen pembimbing akademik.

Beberapa mengusulkan agar dilakukan placement test. Suatu tahap awal untuk menentukan kelas. Hasilnya akan menentukan score yang terdapat dalam kelas persiapan. Namun, ide ini ditenggarai pelik. Mengingat proses yang panjang dengan keterbatasan kelas.

Sehingga dosen pembimbing diarahkan dapat mengkualifikasi. Dalam hal ini dibutuhkan standar minimal. Di bawah standar dilakukan pembinaan khusus oleh unit tersendiri. Unit ini juga melakukan bimbingan untuk yang di atas rata-rata. Khususnya tilawah oleh unit tahsin. Adapun metode penulisan Arab (imla) dipahami sebagai subjek tersendiri.

Praktikum menghadapi problem konektivitas antara dosen dan mahasiswa. Audiens mengusulkan strategi pengembangan. Antara lain integrasi bimbingan dan pengajaran (pendidikan).

Tak diragukan bahwa dedikasi pengajaran sangat kuat. Tak disanksikan pula integritas bimbingan mulai proposal hingga skripsi. Di sini urgensi dari integrasi pengajaran dan bimbingan mencakup KRS, proposal, KKN, praktikum, dan skripsi.

Timbul pula usulan membentuk forum dosen pembimbing. Tujuannya untuk sharing mencipta best practice. Terutama penting menumbuhkan komitmen. Bimbingan adalah vital.

Selebihnya ialah penghargaan (reward). Mula-mula justifikasi dan kemudian verifikasi. Dibutuhkan pengembangan dokumen digital. Performance berbssis kertas kerja dosen pembimbing setara dengan nilai penghargaan berbentuk remuneurasi. Adapun personslia cukup bertugas menjadi verifikator.

Semua di atas itu, audiens menemukan kata sepakat dalam dua hal. Pastikan terciptanya sistem melekat relasi dosen pembimbing dan mahasiswa. Dan ciptakan pengelolaan terbaik.

Tinjauan praktikum dihadiri oleh sekitar 65 orang. Terdiri atas dekanat, dosen pembimbing, dan tenaga kependidikan. Acara berlangsung di Aula Fakultas Ushuluddin Lt. 4 Jl. AH. Nasution 105 Cibiru, Bandung, 14/10/2019.


Thx.
Yudi
🙏🙏🙏

Comments

Popular posts from this blog

UIN SGD BANDUNG RAIH PERINGKAT PERTAMA DI INDONESIA VERSI SCIMAGO

PRESTASI

CARA MEMBUAT JUDUL PENELITIAN