Publikasi: Kuantitas dan Kualitas

Keduanya penting. Sebuah paper / artikel disebut berkualitas bila artikel tersebut diterima dan diterbitkan di jurnal berdampak tinggi.

Editor jurnal akan mereview paper. Kegiatan ini dilaksanakan melalui peer reviewer (reviu sejawat). Editor jurnal akan mencari ahli bidang keilmuan untuk pelaksanaan peer reviewer.

Usaha publikasi paper di jurnal bisa menempuh waktu 14 bulan sampai 24 bulan. Dimulai pengiriman manuskrip/naskah, review, revisi, review lagi, dan revisi lagi sampai diterima (accepted), dan diterbitkan (published).

Itu role yang dilakunan jurnal berdampak tinggi. Dengan itu, kualitas paper terjamin.

Di masa depan, akan ada kategori paper yang tidak perlu diterbitkan. Dan akan ada perampingan jurnal.

Dunia akan bersepakat seperti itu, seiring dengan membludaknya peper riset.

Lantas, bagaimana strategi diseminasi hasil riset?

Tidak ada jalan lain kecuali produksi paper berkualitas. Yaitu, paper yang oleh editor jurnal berdampak tinggi masuk ke dalam rencana publikasi.

Para peneliti ahli penulis paper mesti berkumpul untuk memikirkan sharing pengetahuan sistematis menulis paper berkualitas.

Oleh:
Wahyudin Darmalaksana
Puslitpen LP2M UIN SGD

Comments

Popular posts from this blog

UIN SGD BANDUNG RAIH PERINGKAT PERTAMA DI INDONESIA VERSI SCIMAGO

PRESTASI

CARA MEMBUAT JUDUL PENELITIAN