Bersahabat Bersama Kata

Pernah kau sendiri tanpa sesiapa? Saat situasi itu coba dialog dengan bahasa, bersahabat bersama kata. Ajak duduk bersama dan mulai bicara.

Hai kau ajari aku bahasa yang tenang. Bahasa tentang kedalaman samudera. Tentang makna yang tak terbahasakan. Ajak aku menyelam di palung yang dingin. Ajari aku bahasa ikan kecil-kecil itu. Berenang di hamparan rumput laut yang hijau. Sembunyi di sela-sela batu karang.

Hai kau ajari aku bahasa semesta. Menapaki tangga langit di awan. Biarkan aku terbang bersama kawanan burung. Hinggap di ranting pohon-pohon yang tinggi. Ajari aku bahasa angin yang menerpa ini. Bolehkah aku menjadi hujan dengan butir-butir air yang jatuh ke bumi. Menyentuh tanah hingga mewangi. Tumbuhkan barisan lumut yang merayap di dinding. Ajari aku bahasa buana yang penuh simponi dedaunan. Ajari aku tentang tanda segala penanda.

Hai kau beritahu aku tentang logika yang dangkal ini. Logika yang aku batasi dengan pandangan kasat mata. Ajari aku bagaimana melampaui logika. Tentang pengetahuan yang tidak terlihat. Pengetahuan yang belum dan tidak akan pernah ditemukan. Ajari aku logika baru. Ajari aku tentang cara mengerti. Mengapa jatuh ke bumi, untuk apa, dan adakah yang baru. Logika bukan hari ini. Logika untuk peradaban baru. Ada penggerak. Ada yang digerakan. Seperti biji tumbuh menjadi tunas, akar, batang, dan daun. Adakah pengetahuan baru yang mencerahkan. Pengetahuan yang memajukan.

Hai kau bahasa, ajari aku menyambut mentari. Terus bersinar dengan sederhana. Tidah permah sombong dan terus bersahaja. Menyala tidak mengenal lelah. Bertasbih, sujud, dan syukur. Ajari aku bagaimana menemukan celah. Seperti sinar di sela-sela dahan, ranting, dan dedaunan. Ajari aku melihat dengan terang. Keluar dari ceruk menuju cahaya.

Tuhan, betapa indah segala anugrah ini. Segala Rohman dan Rohim. Gerak menuju pengetahuan dan pencerahan. Sembah sujud hamba yang berselimut kabut ini. Selimut ketidaktahuan dan ketidakberdayaan. Ya Rabb, Engkau Raja Diraja. Hamba mohon pertolongan tunjukan jalan kemaslahatan. Dirasa tak cukup kata mengungkap keindahan ini.

Terimakasih untuk bahasa atas dialog ini. Ini menggerakan aku untuk lebih bersahabat dengan kata. Selamat berdedikasi untuk semua. Songsong pengetahuan baru, semangat baru, cara pandang baru, dan pencapaian terbaru. Selamat dunia dan akhirat.

Bandung, 20 Nopember 2019
Yudi W. Darmalaksana


Comments

Popular posts from this blog

UIN SGD BANDUNG RAIH PERINGKAT PERTAMA DI INDONESIA VERSI SCIMAGO

PRESTASI

BANDUNG: TOP 10 PUBLIKASI INDEX SCOPUS