Proposal Skripsi Moderasi Beragama

Skripsi adalah karya tulis hasil penelitian untuk syarat menjadi sarjana.

Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan cara penulisan proposal skripsi konseptual.

Skripsi konseptual dibedakan dengan skripsi eksperimen. Yang disebutkan pertama merupakan karya tulis yang berupa penjelasan sedangkan yang disebutkan terakhir membutuhkan pengujian.

Skripsi eksperimen biasanya berlatarbelakang adanya kesenjangan antara yang semestinya dengan yang senyatanya. Adapun skripsi konseptual dilatarbelakangi belum jelasnya term, pandangan, dan atau konsep sesuatu. Terlebih lagi apabila ditemukan adanya silang pendapat, kontradiksi, dan ambiguitas.

Ambil contoh, amal dalam arti kerja berlandaskan iman. Tentu konsep ini butuh penjelasan. Contoh lain, tokoh yang satu menyatakan kebenaran itu di langit sedangkan tokoh yang satunya menyebutkan kebenaran itu di bumi. Tentu ini kontrakdiksi yang membutuhkan sintesis atau jembatan penghubung antara kedua pandangan itu.

Namun demikian, masalah tidak selalu karena adanya kontradiksi. Bahkan, pertalian antara konsep A dengan konsep B dalam hubungan antar-konsep telah menuntut sebuah penjelasan. Misalnya, bagaimana nilai inti (aksiologi) ikhlas. Ini pun butuh penjelasan.

Tiba di sini, skripsi konseptual menghendaki adanya fokus yang spesifik. Ini dimaksudkan agar jalan pikiran peneliti tidak ke mana-mana dan tidak muter-muter tetapi tertuju kepada satu titik utama. Umpamanya, bagaimana kualitas hadis tentang bendera Islam. Nah, ini fokus juga spesifik.

Selanjutnya membuat rumusan masalah. Jika telah punya fokus, maka giliran membuat rumusan masalah. Contohnya, moderasi beragama menurut pelaksanaan nilai inti Islam mewujud dalam bentuk keseimbangan, persaudaraan, dan kerjasama antar-pemeluk agama. Pertanyaan penelitiaanya adalah: Bagaimana konsep moderasi beragama; Bagaimana nilai inti Islam dalam moderasi beragama; dan Bagaiman moderasi bergama menurut pelaksanaan nilai inti Islam dalam wujud keseimbangan, persaudaraan, dan kerjasama antar-pemeluk agama.

Berdasarkan hal di atas, jelaslah tujuan penelitian ini ialah menjelaskan moderasi beragama menurut pelaksanaan nilai inti Islam dalam wujud keseimbangan, persaudaraan, dan kerjasama antar-pemeluk agama.

Setelah memiliki fokus dan tujuan berikutnya tinjauan pustaka terhadap penelitian yang telah ada. Sesuai fokus tadi maka dibutuhkan tinjauan terhadap referensi seputar moderasi beragama, nilai-nilai inti Islam terkait dengan moderasi, dan konsep-konsep keseimbangan, persaudaraan, dan kerjasama antar-pemeluk agama. Ini semua menjadi rujukan primer.

Teknis tinjauan pustaka meliputi telaah terhadap beberapa hal. Antara lain nama penulis, judul, penerbit dan tahun terbitan, fokus masalah atau tema, teori yang dijadikan landasan, metodologi yang digunakan, pendekatan atau analisis yang diterapkan, temuan yang dihasilkan, kesimpulan yang diambil, dan rekomendasi yang disarankan. Di antara rujukuan tersebut maka posisi rencana penelitian yang akan dilaksanakan menjadi tegas.

Lalu kerangka berpikir atau jalan pikiran dengan mengambil bahan-bahan dari tinjauan pustaka tadi. Ini dapat dimulai dari konsep moderasi beragama yang dapat mencakup pengertian kunci, sejarah pergulatan agama-agama, dan urgensi moderasi beragama. Paragraf berikutnya dapat ditampilkan nilai inti Islam meliputi teks suci, prinsip-prinsip, dan nilai inti Islam berkenaan dengan moderasi. Paragraf terakhir dapat ditunjukan konsep-konsep pelaksanaan nilai inti Islam dalam moderasi beragama berupa keseimbangan, persaudaraan, dan kerjasama antar-pemeluk agama.

Setelah kerangka berpikir giliran bagian metodologi. Tegaskan ini penelitian kualitatif yaitu kajian kepustakaan terhadap referensi primer dan sekunder. Meskipun kualitatif namun ada baiknya mengambil dua langkah, yakni studi literatur dan studi lapangan. Studi literatur digunakan untuk mengambil data-data kepustakaan sedangkan studi lapangan diterapkan untuk mengambil data-data lapangan melalui penglihatan, pendengaran, dan wawancara. Sebutkan data-data temuan tersebut akan dianalisis. Adapun analisis idealnya digunakan pendekatan dari ilmu-ilmu sosial dan budaya, seperti antropologi, sosiologi, psikologi, geneologi, dan etnografi.

Bagian terakhir sistematika. Ini meliputi bab I pendahuluan, bab II sesuai kerangka berpikir untuk menjawab pertanyaan penelitian poin 1, bab III sesuai kerangka berpikir untuk menjawab pertanyaan penelitian poin 2, bab IV sesuai kerangka berpikir untuk menjawab pertanyaan penelitian poin 3, dan bab V penutup mencakup kesimpulan dan rekomendasi.

Sistematika konkritnya di bawah ini:
Bab I Pendahuluan;
Bab II Konsep Moderasi Beragama: A. Esensi, B. Sejarah Pergulatan Agama, dan C. Urgensi Moderasi Beragama;
Bab III Nilai Inti Islam tentang Moderasi Beragama: A. Teks Suci, B. Prinsip Ajaran, dan C. Inti Moderasi Beragama;
Bab IV Pelaksanaan Nilai Inti Islam dalam Moderasi Beragama: A. Keseimbangan, B. Persaudaraan, dan C. Kerjasama antar-Pemeluk Beragama;
Bab V Penutup: A. Kesimpulan dan B. Rekomendasi.

Demikian latihan menyusun proposal penelitian skripsi. Semoga bermanfaat dan lekas menjadi sarjana.

Bandung, 14 Nopember 2019
Wahyudin Darmalaksana


Comments

Popular posts from this blog

UIN SGD BANDUNG RAIH PERINGKAT PERTAMA DI INDONESIA VERSI SCIMAGO

PRESTASI

CARA MEMBUAT JUDUL PENELITIAN