UJIAN SKRIPSI: MATERI & METODOLOGI


Ujian skripsi meliputi materi dan metodologi. Materi meliputi topik dan tema yang dibicarakan. Metodologi mencakup bagaimana penelitian dilaksanakan.



Ujian Materi
Peneliti pasti membicarakan sebuah topik, yaitu inti utama dari seluruh isi tulisan yang disampaikan. Dalam sebuah topik pasti terdapat tema, yakni gagasan pokok dalam sebuah tulisan. Perbedaannya topik masih mengandung hal umum, sementara tema lebih spesifik dan lebih terarah.

Jika diandaikan sebuah rumah, tema adalah atapnya.

Ujian Metodologi
Penelitian memiliki jenis apakah kualitatif ataukah kuantitatif. Atau paduan antara keduanya.

Setiap jenis penelitian mempunyai metode, yaitu cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan tertentu. Secara umum ada dua model, studi pustaka dan studi lapangan. Studi pustaka mencakup cara pengambilaan data dari sumber kepustakaan, baik primer maupun sekunder. Studi lapangan meliputi prosedur pengambilan data dari lapangan melalui pengamatan, dokumentasi, dan wawancara.

Satu lagi analisis atau pendekatan untuk menganalisis data. Jika topik masyarakat tentang tema interaksi social, maka analisis sosiologis yang digunakan.

Abstraksi
Abstrak adalah intisari sebuah karya tulis ilmiah. Abstrak dibuat setelah penulisan naskah skripsi selesai. Abstrak skripsi mencakup keterpaduan antara materi dan metodologi.

Pertama, topik dan tema penelitian. Biasanya masalah pokok atau fokus sentral penelitian terdapat di dalam tema. Boleh juga kemukakan pertanyaan utama penelitian.

Kedua, tujuan dan manfaat atau kegunaan penelitian. Contoh, penelitian ini bertujuan menjelaskan nilai inti iman dalam ziarah kubur. Manfaat atau kegunaan penelitian ada dua, yakni akademis dan praktis. Secara akademis memberikan informasi untuk kontribusi pengetahuan. Secara praktis menyumbangkan kepustakaan bidang pengetahuan.

Ketiga, tinjauan pustaka berkenaan dengan penelitian. Penelitian terdahulu tentang topik dan tema terkait selalu memberikan rekomendasi untuk penelitian lebih lanjut. Penelitian pada dasarnya melanjutkan penelitian sebelumnya. Penelitian yang dilaksanakan pasti merupakan tema yang belum tersentuh oleh penelitian terdahulu.

Keempat, kerangka berpikir yang dirumuskan di dalam skripsi. Kerangka berpikir adalah serangkaian konsep dan kejelasan hubungan antar-konsep tersebut yang dirumuskan peneliti berdasarkan tinjauan pustaka. Untuk memudahkan penjelasan kerangka berpikir baiknya dibuat bagan atau gambar di dalam bagian skripsi.

Kelima, metodologi penelitian dan pendekatan atau analisis. Sebutkan jenis penelitian, metode yang diterapkan, dan analisis data atau pendekatan yang digunakan.

Keenam, hasil dan pembahasan penelitian. Hasil merupakan jawaban atas pertanyaan utama penelitian dan pembahasannya yang merupakan informasi hasil interpretasi dari analisis data.

Ketujuh, kesimpulan dan rekomendasi. Kesimpulan berupa informasi utama hasil penelitian, sedangkan rekomendasi berupa saran untuk penelitian lebih lanjut.


Bandung, 01 Desember 2019
Yudi Wahyudin Darmalaksana
Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung



Comments

  1. Untuk penulisan abstrak biasanya lebih simpel kan yg terdiri dari, latar belakang masalah, rumusan dan tujuan penelitian, metode dan pendekatan serta terakhir kesimpulan

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

UIN SGD BANDUNG RAIH PERINGKAT PERTAMA DI INDONESIA VERSI SCIMAGO

PRESTASI

BANDUNG: TOP 10 PUBLIKASI INDEX SCOPUS