STRUKTUR PENULIS KARYA ILMIAH





 

Penulis karya ilmiah dapat mencakup struktur di bawah ini: 1) Penulis pertama adalah penulis yang disebut pertama dalam setiap karya ilmiah; 2) Penulis pendamping adalah yang disebut ke- 2 (dua) dan seterusnya dalam setiap karya ilmiah; 3) Penulis korespondensi adalah penulis yang bertanggung jawab untuk korespondensi; dan 4) Penulis utama adalah penulis pertama atau penulis korespondensi.

Penulis pertama sekaligus sebagai penulis korespondensi berhak mendapatkan nilai 60% dari angka kredit karya ilmiah tersebut. Jika penulis korespondensi tidak sekaligus sebagai penulis pertama maka penulis korespondensi dan penulis pertama berhak mendapatkan nilai masing-masing 40% dari angka kredit karya ilmiah tersebut dan 20% sisanya dibagi kepada penulis pendamping. Hal khusus jika penulis karya ilmiah hanya terdiri atas penulis pertama dan penulis korespondensi maka berhak mendapatkan nilai masing-masing 50% dari angka kredit karya ilmiah tersebut.

Seorang dosen sebagai penulis korespondensi dapat diakui angka kredit karya ilmiahnya dengan melampirkan bukti korespondensi dengan pengelola jurnal seperti paper submission, acceptance letter, dan bukti proses review bahwa karya ilmiah layak dipublikasikan.

 

Kelas Menulis Ushuluddin


Comments

Popular posts from this blog

UIN SGD BANDUNG RAIH PERINGKAT PERTAMA DI INDONESIA VERSI SCIMAGO

PRESTASI

BANDUNG: TOP 10 PUBLIKASI INDEX SCOPUS