CERITA TENTANG HUJAN TADI SORE

 

Nanti sore sepertinya akan turun hujan. Desain ruang disiapkan dengan sederhana. Jauh dari kesan mewah. Operator sibuk memasang alat live streaming untuk tujuan menyapa publik. Suatu peristiwa tengah dirancang.
 
Jika dirunut ke persiapan yang paling jauh, mula-mula latihan submit. Mempelajari template (selingkung) dengan cermat. Mengenalkan akses repository bereputasi. Hingga latihan aplikasi references. Semacam literasi digital dalam academic writing.


Latihan berlanjut, yakni menuangkan kalimat ke dalam “gerobak” paragraf. Merangkai paragraf dalam bentuk adegan demi adegan mengikuti “selokan” logika berpikir. Sebuah skenario disiapkan demi keberhasilan sejak penulisan awal sampai terbentuk manuskrip.


Diawali latar dan masalah, satu pertanyaan utama tunggal diajukan. Tujuan utama ditetapkan. Manfaat dan kegunaan direnungkan. Berlangsunglah teknik setoran paragraf. Penulis mengirim email dan tutor melakukan reviu sebagai feedback. Dengan ini, tercipta peningkatan kualitas penulisan.


Hal lainnya, cek plagiasi untuk melihat similarity. Tindakan paraphrase. Selebihnya, proofreading melibatkan sejawat. Lalu, submit setelah pertimbangan berbagai hal. Sejenak menunggu hingga diperoleh LOA (Letter of Acceptance) dari jurnal ilmiah.
 
Revisi minor masih harus dilakukan. Baik dari penelaah ke-1 maupun dari penelaah ke-2. Selanjutnya, daftar munaqasyah pasca revisi, dan lalu diuji oleh dua orang penguji. Harapannya manuskrip semakin matang sebelum submit ulang.
 

Begitulah peristiwanya. Sebuah peristiwa menulis rapi. Kalimat diperhatikan, aktif atau pasif. Titik, koma, dan tanda baca lainnya. Tak terkecuali editing, layout, dan templating. Melalui jurnal ilmiah dipahamilah arti kerapian dalam penulisan akademik.
 
Jalan telah dilalui dari hulu sampai ke hilir. Sejak pendampingan dari pembimbing ke-1 dan pembimbing ke-2, produksi ide, dan penulisan artikel. Sukses dan berhasil pulalah munaqasyah artikel. Selamat dan terimakasih untuk semua. Sebuah peristiwa telah berlangsung. Bertajuk Munaqasyah Skripsi dan Artikel Ilmiah.


Benar, ternyata hujan turun dari langit. Butir airnya tak terhitung.
 
 
Bandung, 26 Oktober 2020
Munaqasyah Skripsi dan Artikel Ilmiah Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung


Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

UIN SGD BANDUNG RAIH PERINGKAT PERTAMA DI INDONESIA VERSI SCIMAGO

PRESTASI

BANDUNG: TOP 10 PUBLIKASI INDEX SCOPUS