KERAPIAN DALAM PENULISAN AKADEMIK

 

KERAPIAN menempati urutan utama dalam penulisan akademik (academic writing). Penulisan akademik adalah segala karya tulis yang dibuat untuk kepentingan akademis. Di antaranya tugas akhir (skripsi, tesis, disertasi), laporan hasil penelitian, buku akademik, dan artikel ilmiah. 

Istilah "kerapian" berasal dari kata "rapi." Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti "baik," "teratur" atau "apik." Penulisan akademik yang rapi berarti karya tulis akademik yang baik, yang teartur, dan yang apik.

Bagian ini bermaksud menyampaikan beberapa hal untuk kepentingan teknis dalam pendampingan penulisan akademik. Beberapa hal ini berkaitan langsung dan tidak langsung dengan kerapihan. Adapun beberapa hal untuk kepentingan teknis dimaksud sebagai berikut:
  1. Agar rapi Nama File hendaknya dibuat dengan urutan Tanggal, Waktu, dan Nama. Contoh: 17102020 22.15 Dewi Ningrum;
  2. Perhatikan konsistensi penulisan. Misalnya, al-Qur'an dan Alquran, SWT. dan Swt., dan SAW. dan Saw., dan sebagainya. Tulis mana saja tetapi konsisten; 
  3. Penulisan yang benar adalah di antaranya, di luar, di dalam, dan di atas;
  4. Sering berulang di antara kata kelebihan spasi atau menumpuk tanpa ada spasi;
  5. Jika nama orang dengan awalan al- di dalam kalimat, maka sebagai contoh ditulis al-Bukhari; 
  6. Pastikan nama orang dan nama tempat selalu diawali dengan huruf kapital (huruf besar). Contoh: Ahmad;
  7. Setelah pengutipan sumber rujukan, tempatkanlah titik setelah tutup kurung. Contoh: “Islam mengalami transformasi” (Ahmad, 2020).;
  8. Kalimat asing ditulis miring (italic);
  9. Penulisan ayat al-Qur'an dan hadis hendaknya ditulis 1 (satu) spasi;
  10. Hindari kata “dalam” di awal paragraf;
  11. Hindari kata “kita” dalam kalimat;
  12. Pengutipan gunakan aplikasi references;
  13. Perhatikan secermat mungkin dalam pengisian sumber rujukan ke dalam aplikasi menyangkut penulis, judul tulisan, penerbit, kota, tahun, dan halaman;
  14. Upayakan tidak selurunya ditulis huruf kapital saat memasukan nama penulis dan judul tulisan ke dalam aplikasi references
  15. Sumber rujukan gunakan repositori bereputasi;
  16. Gunakan ruler untuk pengaturan garis lurus;
  17. Judul dan sub-judul ditulis tebal (bold);
  18. Saat memulai paragraf perhatikan margin;
  19. Hindari TYPO atau kesalahan dalam penulisan;
  20. Periksakan tulisan Anda kepada 2 (dua) orang sejawat sebelum disebarkan;
  21. Lakukan cek plagiasi minimal 15% untuk artikel ilmiah;
  22. Lakukan paprahrase untuk meminimalisir similarity;
  23. Kalimat ditulis secara efektif yakni singkat, jelas dan padat;
  24. Tiap kalimat mengandung unsur SPOK (Subjek, Predikat, Objek, dan Keterangan), baik kalimat pasif maupun kalimat aktif;
  25. Gunakan kalimat penghubung antara kalimat pertama dan kalimat kedua dalam suatu paragraf;
  26. Satu paragraf memuat satu adegan;
  27. Patuhi template;
  28. Sesuai PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia).
 
Jika suatu sub memiliki anak judul maka berikan kalimat pengantar untuk mengatur garis lurus sebagai contoh berikut:

A. ___________
         Bagian ini membahas tiga hal.
1. ____________
2. ____________
3. ____________
 

Penulisan Bab dan Sub-bab sebagai berikut:

BAB I __________
A. ____________    
B. ____________     
    1. ___________     
    2. ___________     
       a. __________
       b. __________
          1) _________     
          2) _________     
               i. ________
              ii. ________
             iii. ________
 
 
Bandung, 17 Oktober 2020
Wahyudin Darmalaksana, Pegiat Kelas Menulis UIN Sunan Gunung Djati Bandung
 
 


Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

UIN SGD BANDUNG RAIH PERINGKAT PERTAMA DI INDONESIA VERSI SCIMAGO

PRESTASI

CARA MEMBUAT JUDUL PENELITIAN