Panorama Taman Cinta Mesjid Nan Eksotik

 


Rekreasi yang terjangkau menjadi kebutuhan warga. Terjangkau berarti dekat di tengah kota. Lolasi “Taman Cinta Mesjid” menjadi wahana rekreatif yang terjangkau.
 
Kota Bandung memiliki konsep “Duo Centris" yakni “Kota Lama” dan “Kota Baru.” Kota Lama berpusat di alun-alun Bandung. Kota Baru berada di kawasan Gedebage Bandung Timur. Di situ ada Stadion Bandung Lautan Api, Mesjid Terapung Al-Jabar, dan Kampus II UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
 
Area "Taman Cinta Mesjid” dikembangkan oleh UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Taman ini dikembangkan di atas tanah seluas sekitar 30 hektare milik kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Dinamai "Taman Cinta Mesjid” karena areanya persis terletak di sebelah mesjid kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Taman ini diresmikan oleh Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada Tahun 2021.

Lokasi Taman Cinta Mesjid sangat strategis. Teletak di pusat Kota Bandung, tepatnya pusat kedua Kota Kembang ini. Ia termasuk kawasan Bandung Timur. Di di Jalan Cimencrang Kampus II UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Samping Polda Jawa Barat Jalan Soekarno-Hatta, Bandung. Lokasi ini sangat strategis karena menjadi pusat kedua pengembangan Kota Bandung. 

Selain strategis, lokasi ini pun sangat prospektus bagi wahana rekreasi. Kota kedua Kota Kembang ini akan menjadi kota satelit. Akses pun mudah menuju lokasi ini dan pintu Tol baru sedang dalam penggarapan. Diperkirakan lokasi ini akan menjadi wahana wisata yang mahal di kemudian hari.

Udara segar merupakan hal utama yang paling mahal yang bisa dijual di lokasi ini. Udara segar sudah amat sulit sekarang ini. Lebih-lebih di pusat kota pasti udara segar amat langka. Karena sudah langka maka udara segar menjadi mahal bagi warga kota.
 
Lebaran Idul Fitri 1442 H kami tidak pergi ke mana pun. Ini mengingat ada larangan pemerintah tidak boleh mudik. Kami mendukung kebijakan ini demi mencegah penyebaran Covid. “Hari Minggu ke mana ya? Ke Taman Cinta Mesjid, Yuk!” kataku. Pukul 06.00 WIB kami sudah tiba di lokasi. Langit di atas Taman Cinta Mesjid tampak cerah. Kami ke sana beserta keluarga kecil. Tentu tetap mematuhi protokol kesehatan Covid. 

Ternyata ada banyak spot foto instagramable di sana loh! Ada banyak spot foto dengan latar belakang yang keren, eksotik, dan alami. Juga banyak aktivitas bisa dilakukan di situ. Berikut akan diuraikan satu-persatu agar tidak penasaran.
 
Udara Segar Taman Cinta Masjid
Di sebelah Utara Mesjid terhampar area Taman Cinta Mesjid. Di tengah taman ada dua kolam ikan besar. Lanskap taman mesjid dengan paduan dua kolam ikan besar membuat area ini menjadi tampak keren banget Guys! Berada di sini terasa adem, tentram, dan nyaman loh! Kita bisa foto-foto di sini sambil menghirup udara segar serta menikmati pemandangan yang asri. Di sekeliling tampak beberapa pohon kurma bak taman kota. Berada di sini serasa di alam bebas dengan udara yang teramat segar. Udara yang langka diperoleh warga di tengah-tengah kota.


Memberi Makan Ikan Hias
Tadi disebutkan di sekitar masjid ada dua kolam ikan besar. Satu kolam ikan berbentuk arsitektur “Love” di kelilingi bebatuan. Di situ ikan hias warna-warni banyak sekali. Jika kita mendekat ke pinggir kolam, ribuan ikan datang menggerombol. Kita boleh memberi makan ikan-ikan hias ini. Pakan ikan disediakan bisa ambil sendiri tetapi membayar infak sukarela ke kotak amal. Di tengah kolam ikan terdapat air mancur. Ini yang membuat area taman telihat asri dan terasa amat sejuk. Memberi makan ikan-ikan hias menjadi hiburan tersediri yang mengasyikan. Kami sepakat kolam mesti dilestaraikan sebagai serapan air warga kota pun pula menjadi destinasi wisata yang pasti sangat mengesankan!

 
Terapi Kesehatan Dokter Ikan
Di situ juga ada Terapi Ikan yang lazim disebut Spa Ikan. Terapi ikan dilakukan dengan cara mencelupkan kaki ke selokan berisi ikan-ikan kecil yang dikenal “Ikan Dokter” (Garra Rufa). Ikan ini menggerogoti kulit kaki yang mati untuk membentuk kulit baru. Digigit ikan-ikan kecil terasa geli dan sedikit menyakitkan loh! Tetapi seru dan pastinya menyehatkan! Jika sempat berkunjung ke sini, jangan lewatkan terapi kesehatan oleh dokter ikan.


 

Olah-raga Mengayuh Sepeda
Bermain sepeda jangan dilewatkan pula. Ini sih bukan sekedar bermain, namun olah-raga sungguhan. Bayangkan kita mengayuh atau goes sepeda di area sekitar 30 hektare. Lumayan lelah dan bercucuran keringat, namun sehat. Sejauh mata memandang terlihat hamparan sawah yang luas dan hijau. Di sini kita bisa foto-foto dengan latar belakang Mesjid Al-Jabar. Jika menghadap ke Selatan maka berlatar-belakang Gunung Manglayang. Sungguh di Kampus II UIN Sunan Gunung Djati Bandung kita bisa melihat panorama yang menarik nan eksotik.


 



 


Ada banyak momentum yang lami abadikan melalui foto di sini. Beberapa gambar di bawah ini;






Nah, sampai di sini dulu eksplorasi Taman Cinta Mesjid ini ya! Kalau mau ke lokasi ini tentu harus seizin pengelola dulu. Hubungi saja pengelola Taman Cinta Mesjid di Kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Sebaiknya sih tunggu sampai wahana ini dibuka untuk khalayak luas.










Redaksi:
Eskplorasi Taman Cinta Mesjid dirilis oleh Yudi Wahyudin Darmalaksana, ia adalah akademisi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Minggu, 16 Mei 2021
 
 



Comments

Popular posts from this blog

CARA MEMBUAT JUDUL PENELITIAN

CARA MENENTUKAN JUDUL PENELITIAN SKRIPSI

60 Ranking Perguruan Tinggi Di Indonesia