RERATA TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA FAKULTAS USHULUDDIN UIN BANDUNG





 

Jurusan Studi Agama-Agama (SAA) kembali melaporkan capaian kinerja. SAA merupakan salah satu jurusan favorit di Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung.

 

SAA melaporkan capaian kinerja Kode Borang Nomor 47 tentang Tingkat Kepuasan Mahasiswa (TKM). Laporan ini disampaikan Dr. Dadang Darmawan, S.Ag., Ketua Jurusan didampingi oleh Dr. Ilim Abdul Halim, M.Ag., Sekretaris Jurusan SAA, di Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung Jalan AH. Nasutiaon No. 105 Bandung, Pukul 09.00 WIB., Jum’at, 03 Juni 2020.

Target capaian kinerja TKM Jurusan SAA 75% pada tahun 2022. Pada periode April-Juni 2020 dilaksanakan survei dengan sebaran 131 responden.

Indikator pengukuran capaian kinerja TKM meliputi lima hal, yaitu: 1) tangible, tampilan fisik 46.99%; 2) reliability, keandalan civitas akademik 57.79%; 3) assurance, jaminan kualitas 53.50%; 4) empathy, kepedulian civitas akademik 52.48%; dan 5) responsiveness, kecepatan civitas akademik membantu mahasiswa 51.91%. 

Berdasrkan hasil survei di atas, skor capaian kinerja TKM Jurusan SAA pada periode April-Juni 2020 telah mencapai 52.53%.

Sebelumnya, Jurusan SAA telah melaporkan rerata IPK lulusan, Jum’at, 26 Juni 2020. Jurusan ini memiliki target rata-rata IPK lulusan 3.25 dalam tiga tahun terakhir. Dilaporkan dari 132 lulusan sejak Tahun Ajaran 2017/2018 sampai 2019/2020, Jurusan SAA telah melampaui target capaian rata-rata IPK lulusan 3.41 (Lihat berita laporan IPK).

Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag., Dekan Fakultas Ushuluddin menerima laporan resmi Jurusan SAA berbasis Koding Borang 68 (Lihat Kode 68). “Kami telah membuat koding Siap 68 sebaran Borang untuk mengukur performa Jurusan. Misalnya, Kode 53 IPK lulusan dan Kode 47 TKM. Kinerja Jurusan diukur berbasis Kode Borang Siap 68,” ujar Dekan.

“Kami mengucapkan terimakasih dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada Jurusan SAA yang telah bekerja keras mengukur berbagai capaian target kinerja. Khususnya, pengukuran dan laporan tingkat kepuasan mahasiswa terhadap proses pendidikan yang dikenal TKM,” ungkapnya.

“Tugas Dekanat adalah melakukan analisis dan tindak lanjut dari laporan hasil pengukuran kepuasan mahasiswa tadi. Ini menjadi tanggungjawab Dekan melalui dukungan jajaran untuk menemukan solusi tindak lanjut peningkatan TKM,” tegasnya.

“Pada periode 2020 ini baru tercapai TKM 52.53%. Kita pastikan tercapai target kinerja TKM 75% pada tahun 2022. Sekaligus kami mengajak sivitas akademik untuk memperhatikan seluruh indikator Kode Borang 68 untuk performa Fakultas yang lebih baik,” tegasnya.

 

Asep.   

 

 

 


Comments

Popular posts from this blog

UIN SGD BANDUNG RAIH PERINGKAT PERTAMA DI INDONESIA VERSI SCIMAGO

PRESTASI

CARA MEMBUAT JUDUL PENELITIAN