MAKOMAT AMBIL TANTANGAN LATIHAN TEKNIK PENULISAN ARTIKEL ILMIAH BAGI MAHASISWA BARU TASAWUF PSIKOTERAPI

 

 

 
BANDUNG- Menulis artikel ilmiah menjadi tantangan mahasiswa. Menyadari tantangan itu, MAKOMAT Tahun 2020 digelar dengan sajian yang cukup menantang “Latihan Teknik Penulisan Artikel Ilmiah.”
 
MAKOMAT, Masa Kegiatan Orientasi Mahasiswa Tasawuf Psikoterapi, diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Tasawuf dan Psikoterapi (TP) dengan tema “Membangun Karakter Mahasiswa Baru Tasawuf Psikoterapi dengan Nilai Religiusitas Guna Menciptakan Capacity Building yang Kreatif.”
 
Teknik penulisan artikel disajikan Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag., Dekan Fakultas Ushuluddin (FU) UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Sesi ini dipandu Chyril Futuhana Ahmad, Mahasiswa TP yang juga bagian dari personal pengelola Jurnal Syifa al-Qulub Jurusan TP.
  
Wahyudin memulai materi dengan beratanya, apa itu artikel ilmiah. Yaitu, makalah sasaran penerbitan di jurnal ilmiah. Saat ini jurnal ilmiah bersifat open sistem. Artinya, jurnal dikelola dan diterbitkan secara digital. Jurnal juga bersifat open access. Maksudnya, terbuka secara digital sehingga bisa diakses khalayak global.
 
Ada 1001 keuntungan menulis artikel. Di antaranya penguatan skill penulisan akademik, peluang partisipasi event forum ilmiah semisal konferensi, pengelolaan pengetahuan, pengukuran index produktifitas akademik, dan pengakuan global.
 
Bagaimana memulai menulis artikel. Mula pertama membuka kesadaran bahwa informasi amat melimpah di himpunan bigdata untuk dikelola menjadi pengetahuan sistematis yang bermakna. Ada berbagai platform repositori database bereputasi yang bisa diakses secara gratis.
 
Untuk itu, penguasaan aplikasi references menjadi mutlak. Aplikasi ini berperan untuk menambang dan memilah data kutipan dari repositori. Gunakan aplikasi references yang terstandar internasional. Latihan penggunaan aplikasi references mesti dari semester awal.
 
Menulis artikel bukan perkara yang sulit karena telah disediakan template. Sebuah format baku penulisan artikel. Tugas penulis mematuhi template itu. Bahkan, bukan artikel ilmiah disebutnya bila keluar dari template. Bagi akademisi, template tidak bisa diabaikan bila hendak memulai latihan menulis artikel.
 
Hindari kesalahan-kesalahan semacam typo karena artikel ilmiah tidak perlu halaman panjang, tulis dengan cepat, dan paling utama rapih. Lakukan cek plagiasi untuk memenuhi originalitas, lakukan paraphrase untuk meminimalisir similarity, edit perlahan, dan jangan lupa proofreading untuk memastikan naskah benar-benar sudah tidak ada kesalahan sebelum dikirim ke jurnal. Upayakan juga translate dengan memanfaatkan mesin translate untuk sasaran publikasi ilmiah taraf internasional.
 
Sudah saatnya mahasiswa selenggarakan forum ilmiah sendiri. Misalnya, seminar, symposium, dan konferensi. Dimulai dengan call for paper bagi kalangan mahasiswa. Paper ini bisa berupa makalah tugas kuliah. Presentasikan makalah tersebut di forum ilmiah. Lalu publikasikan paper-paper terpilih di special issue. Caranya lakukan korespondensi dengan publisher untuk meminta kesedian menerbitkan paper-paper terpilih.
 
Coba selenggarakan oleh organisasi mahasiswa melalui kerjasama. Libatkan stakeholders serta gali dukungan dari sponsor. Saat ini bukan era kompetisi tetapi era kolaborasi. Bila ada kesungguhan maka yakin mahasiswa bisa gagas konferensi dengan publikasi artikel di conference series.       
 
Demikian paparan “Yudi” sapaan akrab Dekan FU pada sesi latihan teknik penulisan artikel yang digelar secara live dari Pukul 13.00-14.30 WIB. Peserta tampak antusias mengajukan beberapa pertanyaan.
 
Hadir di acara ini Dr. Muhlas, M.Hum., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Dr. Muhtar Ghazali, M.Ag., Ketua Jurusan, Dr. Cucu Setiawan, M.Ag., Sekretaris, dan Erwin, Ketua Umum HMJ TP FU Periode 2020-2021.
 
“Teknik penulisan artikel bertujuan untuk penguatan keterampilan penulisan di kalangan mahasiswa,” ujar Muhammad Farhan, Ketua Panitia, didampingi Ridwan Atario, Sekretaris, dari Studio FU Jalan AH. Nasution 105 Bandung, Indonesia, Sabtu, 05 Desember 2020.
 
MAKOMAT melibatkan Mahasiswa Baru (MABA) sebanyak 174 orang. Menulis artikel di jurnal ilmiah untuk pengakuan global menjadi kesadaran bersama MABA TP FU UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia Tahun 2020 [Syiril].
 


Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

CARA MEMBUAT JUDUL PENELITIAN

UIN SGD BANDUNG RAIH PERINGKAT PERTAMA DI INDONESIA VERSI SCIMAGO

PRESTASI